Dilema Besar

http://www.youtube.com/watch?v=vfJ1dd_cuTA


Lirik Lagu Dilema Besar - Peterpan

Lirik Lagu Dilema Besar - Peterpan

Mula terasa lelah aku bertahan
Terlalu lama kau terdiam
Terlalu lama kau meredam cinta

Berapa besar yang ku dapatkan
Tak selamanya kumengalah
Tak selamanya ku diam

Reff:
Pernah ku pergi dari ini
Di tempat kau berpaling
Bila ku pergi dari ini
Akankah kau kembali

Harus berapa lama terus berjalan
Dalam hati tak teryakinkan
Segalanya kan berubah

Back to Reff
Bawang Merah
Bawang Putih


Jaman dahulu kala di sebuah desa tinggal sebuah keluarga yang terdiri dari ayah, ibu dan seorang gadis remaja yang cantik bernama bawang putih. Mereka adalah kuluarga yang bahagia. Meski ayah bawang putih hanya pedagang biasa, namun mereka hidup rukun dan damai. Namun suatu hari ibu bawang putih sakit keras dan akhirnya ibu bawang putih meninggal dunia. Bawang putih sangat berduka demikian ayahnya.


Ayah bawang putih : “ bawang putih, kamu jangan terlalu berlarut-larut bersidih yaa. Kamu harus ikhlas dengan semua ini ya nak.. “

Bawang putih : “ baik yah, aku akan berusaha untuk ikhlas dan sabar menberima semua ini “


Bawang putih dan ayah nya pun trus berusaha untuk menerima dengan keadaan semua ini..

Kebetulan di desa itu tinggal pula seorang janda yang memiliki dua orang anak yang bernama bawang merah dan bawang bombai. Semenjak ibu bawang putih meninggal , ibu bawang merah sering berkunjung ke rumah bawang putih untuk membantu bawang putih membereskan rumah atau hanya menemani bawang putih dan ayahnya mengobrol.


Ibu bawang merah : ” putih,,,
Sedang apa kamu ? ?
Apakah ada yang bisa ibu bantu ??”

Bawang putih : ” eh ibu... !!
Saya sedang membereskan rumah bu,,
Tidak usah bu, terima jasih. Saya bisa mengerjakan sendiri ko..”

Ibu bawang merah : ” ooh, ya sudah klo begitu, ngomong-ngomong ayah kamu kemana nak ..? ”

Bawang putih : ” ayah sedang berdagang di kota bu.. ”

Ibu bawang merah : ” ooh,,
Ya sudah klo begitu ibu mau pulang dulu ya, ibu mau menyiapkan makan siang untuk bawang merah dan bawang bombai dulu..
Kamu tidak apa-apa kan di rumah sendiri ”

Bawang putih : ” ohh, ya sudah. Saya tidak apa-apa ko bu, bentar lagi juga ayah pulang.. ”


Ibu bawang merah sangat baik sekali kepada bawang putih dan ayah nya, lalu akhirnya ayah bawang putih berfikir bahwa lebih baik kalau ia menikahi saja ibu bawang merah supaya bawang putih tidak kesipian lagi..

Sebelum ayah bawang putih menikahi ibu bawang merah, ayah bawang putih pun harus meminta persetujuan bawang puttih terlebih dahulu..


Ayah bawang putih : ” putih sini nak,, ”

Bawang putih : ”iya yah ada apa ??”

Ayah bawang putih : ” ayah mau berbicara sama kamu, ,
Putih, apakah kamu setuju jika ayah menikahi ibu bawang merah ?? ”

Bawang putih : ” ayah ingin menikahi ibu bawang merah,, ?? ”


Dengan terkejut putih pun menjawab pertanyaan ayah nya..


Ayah bawang putih : ” iya nak, ayah ingin menikahi ibu bawang merah..
Memangnya kenapa nak, apakah kamu tidak setuju dengan keputusan ayah ini..
Kalo kamu tidak setuju ayah akan membatalkan keputusan ayah ini.. ”

Bawang putih : ” tidak yah, putih si setuju-setuju saja jika memang itu sudah keputusan ayah. Lagian ibu bawang merah pun sangat baik kepada putih yah, dia sudah menganggap putih sebagai anak nya sendiri.. ”

Ayah bawang putih : ” bagus lah kalau kamu setuju nak,,
Kalau begitu besok ayah akan segera melamar ibu bawang merah.. ”


Keesokan hari nya , ayah bawang putih dan bawang putih pun mendatangi rumah ibu bawang merah untuk melamar ibu bawang merah..
Sesampainya di depan rumah bawang merah, ayah pun mengetuk pintu rumah bawang merah dan mengucapkan salam.


Ayah bawang putih :” tok,, tok,, tok,,, !!!
Assalamualaikum..

Ibu bawang merah :“ wa’alaikum salam..“


Ibu bawang merah pun terkejut dengan kedatangan bawang putih beserta ayahnya..


Ibu bawang merah :“ bawang putih, pak yos..
Tumben-tumbenan kalian kemari, ada keperluan apa ini..
Silahkan masuk bawang putih, pak yos..“

Ayah bawang putih :“ ini loh bu, kedatangan saya kemari saya ingin ibu bersedia untuk menggantikan ibu bawang putih yang sudah meninggal dunia, sekaligus untuk menjadi pedamping hidup saya“


Ibu bawang merah pun kaget dan terkejut mendengar perkataan ayah bawang putih, degan senang hati ibu bawang merah pun menerima lamaran itu..“
Kemudian mereka pun menikah, ,


Ibu tiri :“ nak, akhirnya kamu menjadi anak ibu juga ya sayang“

Bawang putih :“ iya bu,,, saya sangat senag sekali..“

Ayah :“ bawang putih, sekarang kamu tidak akan kesepian lagi jika ayah meninggalkan mu bedagang nak“

Bawang putih :“ iya yaah“

Bawang merah :“ putih sekarang kamu sudah menjadi saudara kami“

Bawang bombai :” iya putih, sekarang kami sudah menjadi saudara kamu dan kita sekarang bisa bermain bersama”


Mulany ibu bawang merah, bawang merah dan bawang bombai sangat baik kepada bawang putih, namun lama-kelamaan sifat asli mereka mulai kelihatan. Mereka kerap memarahi bawang putih dan memberinya pekerjaan berat jika ayah bawang putih sedang pergi berdagang..


Bawang merah :” puuuutiiiihhh....!!
Sini kamu, cicikan semua baju-baju kotor ini di sungai sampai bersih.

Sambil melemparkan baju-baju kotor itu ke muka bawang putih

Bawang putih :” kenapa harus aku yang mencuci semua ini bawang merah, aku kan harus menyelesaikan semua pekerjaan rumah.”

Bawang merah :” alaahh, sudah lah jangan membantah kamu, memangnya kamu mau saya bilangain ke ibu.”

Bawang putih :” ti,,,tiiidak bawang merah..
Baiklah saya akan mengerjakan semua ini..”


Putih pun mengambil semua pakaian kotor yang tadi di lemparkan oleh bawang merah,,
Ketika putih sedang berjalan keluar rumah, tiba-tiba bawang bombai pun memanggil bawang putih..


Bawang bombai :” eh, putih tunggu sebentar.
Kamu mau kemana ??”

Bawang putih :” saya mau ke sungai untuk mencuci semua baju-baju kotor ini”

Bawang bombai :”ohh, kebetulan. Saya nitip ni sepatu saya yang sudah dekil ini.
Tolong cucikan sampai bersih yaa..”

Bawang putih :” baiklah bawang bombai ”


Bawang putih pun berjalan ke sungai, dengan bernyanyi kecil ia menyelusuri jalan setapak di pinggir hutan kecil yang biasa di laluinya. Dan di tengah hutan ia bertemu dengan teman nya yang bernama Defi, bawang putih pun memanggil Defi dan menyapanya..

Bawang putih :” Hai,, Defikamu mau kemana..?”
Defi :” Eh bawang putih, aku mau ke sungai. Mau memcuci pakaian. Kamu sendiri mau kemana..?“

Bawang putih :“ kebetulan dong, aku juga ingin ke sungai ingin mencuci pakaian..“

Defi :“ kalau begitu kita bareng saja yuk ke sungai nya..“

Ketika mereka sedang berjalan tiba-tiba di tengah perjalanan mereka di hadang oleh dua pria yang ia tidak kenal..


Dua pria :” hai neng, mau kemana ni berduaan saja di tengah-tengah hutan seprti ini.”

Defi :” ka,, kami mau ke sungai kang. Permisi atuh saya mau lewat”

Pria 1 :” eh, ntar dulu atuh neng. Tong usah buru-buru kitu.. mending kita ngobrol-ngobrol hela sakedap di ditu tah..”

Bawang putih :” tidak bisa kang, soal nya ibu saya sudah menunggu saya di rumah..”


Kedua pria itu pun terus memaksa bawang putihdan temannya sambil mencolek-colek pipi bawang putih, bawang putih dan defi pun ketakutan dan mereka pun berteriak untuk meminta tolong”


Bawang putih :” ttoooooooolllong.....
Tttoooollllonggg,,,,,,
Lepasin,,

Pria 2 :” hahaha, sudah lah kalian tidak usah berteriak seperti itu. Sampai suara kalian habis juga tidak akan ada yang mendengarnya..”


Putih dan temannya pun terus berteriak dan meminta tolong, dan akhirnya ada dua orang pria yang tampan datang menolongnya..
Mereka menghajar kedua pria jahat itu dan menolong bawang putih,,


Tiba-tiba defi mendekati putih dan berbisik.

Defi :” Eh putih, kedua pemuda ini tampan yaa. Hhee”

Bawang putih :” Kamu itu, tidak bisa melihat cowok tampan sedikit yaa..”

Kedua pria itu pun mengkagetkan bawang putih dan temannya yang asyik berbisik-bisik.

Pangeran Adit :” hei,, kalian. Kalian tidak apa-apa kan ??”

Defi :” Ohh,, iya kami tidak apa-apa ko. .

Bawang putih :” terima kasih ya kalian sudah mau menolong kami. ”

Pangeran adit :” iya sama-sama, kalian lain kali hati-hati ya klo sedang berjalan di hutan ini.”

Bawang putih :” iya, kami lain kali pasti akan lebih berhati-hati ko. Kalau begitu kami pergi ke sungai dulu ya, sekali lagi terima kasih ya.”

Pangeran adit :” hey, tunggu sebentar..
Siapa nama kalian ??”

Bawang putih :” saya bawang putih, dan ini teman saya. Defi,,”

Defi :” saya Defi, kalian siapa..?”

Pangeran adit :” nama kalian bagus, saya pangeran adit..
Dan ini adik saya”

Adik pangeran :” saya bayu..”

Bawang putih :” senang berkenalan dengan kalian..”

Pangeran adit :” ngomong-ngomong kalian mau ngapain ke hutan ini,, ?”

Bawang putih :” kami mau ke sungai untuk mencuci pakaian”

Pangeran adit :” ohh, begitu.. boleh saya antar?”

Bawang putih :” tidak usah, kami sudah biasa ko. Lagian nanti kami merepotkan kalian lagi”

Defi :” boleh-boleh, kalian boleh ko mengantar kan kami..”

Bawang putih :” tidak usah, kami bisa sendiri ko, iya kan def..?”

Putih pun menginjak kaki defi agar ia mau menuruti apa yang di omongkan bawang putih tadi..

Defi :” Ohh iya, tidak usah deh kami bisa sendiri ko. Lagian ntar kita malah merepotkan kalian lagi.”

Adik pangeran :” tidak ko kak, kami sudah biasa di hutan ini.”

Bawang putih :” tidah usah bayu, kami bisa sendiri ko”

Pangeran adit :” yaa sudah kalau begitu, tapi kalian hati-hati ya di jalan”

Bawang putih :” baiklah,, ”


Pangeran dan adiknya pun meninggalkan bawang putih dan temannya, dan bawang putih da Defi melanjutkan perjalananya menuju sungai..
Sesampainya di sungai putih dan defi pun segera mencuci pakaian kotor yang di bawa nya, sambil mengobrol dan becanda ria putih mencuci pakaian kotor itu. Sangking asyik nya putih mecuci pakaian sambil bercanda-canda ria dengan temannya , putih sampai tidak menyadari bahwa ada salah satu baju yang hanyut ke tengah-tengah sungai.
Celakanya baju itu adalah baju kesayangan ibu tiri nya, ketika putih menyadari bahwa dari salah satu baju nya itu ada yang hanyut, putih pun panik..

Bawang putih :” Defi apakah kamu lihat pakaian ibu aku yang berwarna merah..?”

Defi :” tidak putih, aku tidak melihatnya. Memangnya tidak ada di situ..?”

Bawang putih :” tidak ada def, celaka itu ibu baju kesayangan ibu tiri aku. Dia bisa memarahi ku kalau tau baju kesayangannya itu hanyut..”

Defi :” lalu bagaimana dong putih, apa kamu ingin mencari nya?”

Bawang putih :” tentu saja aku akan mencarinya karna jika tidak aku bisa di marahi oleh ibu .”

Defi :” apakah ingin aku temani mencari baju ibu kamu itu..?”

Bawang putih :” tidak usah def, lebih baik kamu pulang duluan saja. Karna hari sudah mulai sore, nanti kamu di carikan lagi ma ibu kamu..”

Defi :” Baiklah kalau begitu, tapi kamu berani mecari sendirian..”

Bawang putih :” Iya, tidak apa-apa ko. Saya berani”

Defi :” Ya sudah kalau begitu aku duluan yaa..”


Putih pun segera menyelusuri sungai untuk mencari baju ibunya yang hanyut itu..
Setelah lama putih mencari dan menyusuri tepi sungai, putih melihat seorang kakek yang sedang memandikan sapi di pinggir sungai. Lalu putih pun segera menghampiri kakek itu untuk bertanya apakah ia melihat baju merah yang hanyut..


Bawang putih :” permisi paman, apakah paman melihat baju merah yang hanyut di sungai ini. ”

Paman :” baju yang berwarna merah itu kah ??
Iya saya tadi melihatnya nak, apakah baju itu milik kamu ?? ”
Bawang merah :” iya paman baju itu milik ibu saya, lalu paman melihat kearah mana baju itu hanyut ?”

Paman :” tadi paman lihat ke arah sana nak, coba saja kamu susuri sungai ini sekarang. Mungkin baju itu belum jauh,,”

Bawang putih :” baiklah paman, saya akan segera menyusuri sungai ini. Terima kasih ya paman.”

Paman :” iya nak, sama-sama.”


Putih pun dengan cepat menyusuri sungai, pada saat itu air sungai sedang deras sekali dan putih pun tidak dapat menemukan baju ibunya itu. Hari semakin malam, putih pun dengan terpaksa kembali kerumah tanpa baju kesayangan ibu nya itu..
Sesampainya di rumah, putih menceritakan kejadian itu kepada ibu nya.”


Ibu tiri :” dasar anak ceroboh kamu, baru di suruh begitu saja sudah ada baju yang hanyut. Dasar bodoh kamu. ”

Bawang putih :” maaf bu, saya tidak sengaja. Tapi saya berjanji saya akan mencari nya besok pagi bu..”

Ibu tiri :” saya tidak mau tau, saya ingin kamu sekarang juga mencari baju itu. Dan kamu jangan berani menginjakkan rumah ini sebelum kamu menemukan baju itu, mengerti kamu..”

Bawang putih :” baiklah bu. ”


Putih pun kembali ke sungai untuk mencari baju itu, hari pun semakin malam dan putih belum menemukan baju ibu nya itu. Ketika putih sedang berjalan dari kejauhan putih melihat sebuah gubuk di pinggir sungai, dan putih pun segera menghampiri gubuk itu dan mengetuk pintunya apakah ada seseorang di dalam gubuk itu. .


Bawang putih :” permisi,, apakah ada orang di dalam..”

Nenek :” iya siapa di luar ”

Terdengar suara nenek tua dari dalam gubuk itu, lalu nenek itu pun keluar gubuk untuk melihat siapa yang datang ke gubuk nya itu..

Bawang putih :” permisi nek, apakah nenek melihat baju merah yang hanyut lewat sungai ini ? ”

Nenek :” baju merah yang ini kah yang kamu cari nak,,?”


Nenek itu pun menyodori baju merah milik ibu bawang putih kepada putih..


Bawang putih :” iya nek yang ini, untuk saja nenek menemukan baju ini kalau tidak saya tidak bisa pulang ke rumah hari ini. Terima kasih yaa nek,,”

Nenek :” sayang sekali, padahal nenek menyukai baju itu nak..”

Bawang putih :” nenek menyukai baju ini ??
Maaf ya nek saya tidak bisa memberikan baju ini ke nenek, karna ini baju kesukaan ibu tiri saya. Kalau saya memberi baju ini untuk nenek, pasti ibu saya akan memarahi saya.
Bagaimana sebagai gantinya saya akan mnginap selama seminggu di gubuk nenek ini untuk menemani dan membantu nenek, apakah nenek mau..??”

Nenek :” iya nak, nenek mau sekali kamu tinggal di sini selama seminggu. Kebetulan nenek sangat kesepian di sini..”

Bawang putih :” baik lah nek saya akan menginap di gubuk nenek ini..”


Putih pun menemani nenek tua itu, di gubuk itu putih selalu membantu nenek dan menghibur nenek. Nenek sangat senag sekali dengan adanya putih di gubuk dia itu, selama putih di gubuk itu, putih selalu membuatkan makanam untuk nenek dan membereskan gubuk nenek yang kumuh itu..
Nenek sangat menyukai putih, karna putih sangat sopan dan lemah lebut terhadap nenek. Setelah seminggu putih tinggal di gubuk itu, putih pun meminta izin untuk kembali pulang ke rumah nya..


Bawang putih :” nek, saya telah seminggu di gubuk nenek ini. Apakah saya boleh pulang, saya takut ibu dan kakak saya khawatir dengan saya..

Nenek :” baik lah nak, kamu boleh pulang. Terima kasih atas semua nya ya nak..
Ooh, iya sebelum kamu pulang kamu boleh memilih 1 dari ke3 labu-labu itu sebagai ucapan terima kasih nenek..”
Bawang putih :” tidak usah nek, itu untuk nenek saja..”

Nenek :” tidak apa-apa nak, ambil saja salah satu labu itu.”

Bawang putih :” baik lah nek..”

Putih pun mengambil labu yang paling kecil di antara labu yang lainnya, lalu putih segera pulang untuk segera memberikan baju itu kepada ibu nya..
Sesampainya di rumah..

Ibu tiri :” putih,, apakah kamu sudah menemukan baju ibu yang hanyut..??”

Bawang putih :” sudah bu, ini bajunya..”

Ibu tiri :” bagus lah,.
Lalu itu apa putih yang berada di tangan kamu iyu..”

Bawang putih :” ohh ini labu bu, tadi di kasih oleh nenek yang tinggal di tepi sungai..”

Ibu tiri :” Labu..??
Ohh kebetulan ibu sedang haus ni, bikin kan ibu sirup labu itu yaa..”

Bawang putih :” baik lah bu..”

Putih pun ke dapur untuk membelah labu itu , ketika putih membelah labu itu. Putih pun terkejut dengan isi labu itu. Lalu putih bertariak memangil ibu dan kakak nya.

Bawang putih :” Ibu,,,,,, Kakak .....
Kemarilah, coba lihat ini..

Bawang merah :” aduuh ,,, ada apa sih bawang putih kamu teriak-teriak gini. Kamu fikir rumah ini hutan apa..

Bawang bombai :” tau ni sih putih, berisik tau ga sih..”

Bawang putih :” ini ka lihat isi labu ini, banyak sekali perhiasan nya..”

Bawang bonbai :” Waachh,,,,,,!!
Apa ini, apakah semua ini emas semua ka..?

Bawang merah :” iya, ini perhiasan semua de..”

Mereka pun terkejut melihat perhiasan yang sebanyak itu, lalu bawang merah dan bawang bombai segera memanggil ibu mereka untuk memberikan itu semua

Bawang merah & bombai :” IBU,,,,,,, cepat kemari, coba lihat ini..”

Ibu tiri :” ada apa sich kalian ini teriak-teriakan ga jelas begini.”

Bawang merah :” ini bu, lihat isi labu ini..”

Ibu tiri :” Wach ini apa putih, kamu mendapat kan labu ini dari mana..??”

Bawang putih :” Dari nenek yang tinggal di gubuk tepi sungai itu bu..”

Ibu tiru :” ko kamu bisa mendapat kan labu yang berisi perhiasan semua begini ?”

Putih pun menceritakan semua kejadian kemarin kepada ibu dan kakak nya, lalu ibu pun menyuruh bawang merah untuk mendatangi gubuk tua itu dan menginap bersama nenek itu untuk bisa mendapat kan labu yang berisi perhiasan itu..
Bawang merah pun menuruti perkataan ibunya itu, besok nya bawang merah berangkat ke rumah nenek itu..
Ketika di perjalanan menuju rumah nenek tua itu, bawang merah pun bertemu ke dua temannya..

Teman bawang merah :” hei bawang merah, mau kemana kamu ??”

Bawang merah :“ Eh Ega, Efa..
Kalian mau kemana..?”

Efa :” kita mau main ke sebrang sungai sana, kamu mau kemana..?”

Bawang merah :” emmmh,,, aku mau..
Aku mau jalan-jalan saja ko di tepi sungai ini..

Ega :” kamu tidak takut jalan sendirian di tengah hutan seperti ini..?”

Bawang merah :” Hhe tidak ko, saya sudah biasa.. ”

Efa :” dari pada kamu sendirian mendingan kamu ikut kami saja main, mau tidak.?”

Bawang merah :” tidak ach, aku ada urusan yang lebih penting di bandingkan main dengan kalian..”
Ega :” Yaa sudah kalau kamu tidak ingin main bersama kami..”

Efa :” Ayoo ga kita lanjutkan perjalanan, nanti teman-teman kita kelamaan nungguin kita..”

Bawang merah :” Yaa sudah kalian lanjutkan saja perjalanan kalian..”

Ega dan Efa pun melanjutkan perjalanan mereka dan meninggal kan bawang merah sendirian, bawang merah pun melanjutkan perjalanannya ke rumah sie nenek tua itu..
Setelah bawang merah berjalan cukup jauh, akhirnya dia menemukan gubuk tua si nenek itu. Dan dia pun langsung menghampiri gubuk itu..

Bawang merah :” Akhirnya aku menemukan juga ni gubuk tua, ,
Iccchhh,,,, kumuh sekali gubuk ini, kalau tidak untuk labu yang berisi perhiasan itu, mana mau aku tinggal di gubuk kumuh yang seperti ini..”

Ketika bawang merah sedang mendumal di depan gubuk itu, tiba-tiba keluar lah nenek tua itu dari dalam gubuk dan bawang merah pun terkejut melihat si nenek itu..

Nenek :” sedang apa kamu nak berdiri di depan gubuk nenek ini..?”

Bawang merah :” Eh nenek, anu nek saya ingin menginap di gubuk nenek ini selama seminggu, apakah nenek mengizinkan saya untuk menginap..?
Saya janji saya akan membantu nenek selama saya berada di sini..”

Nenek :” Ohh tentu saja boleh nak, kebetulan nenek sedang butuh teman ngobrol ni nak. Masuk lah..”


Nenek pun mempersilah kan masuk bawang merah ke dalam gubuk nya itu, ,

Bawang merah pun masuk ke dalam, dan ia melihat keadaan gubuk yang kumuh itu dia merasa sangat jijik sekali. Dan Bawang merah mengingkari janji nya itu, selama ia tinggal di gubuk itu. Dia sama sekali tidak pernah membantu nenek itu, ia hanya duduk bermalas-malasan saja, akhirnya sepekan pun tiba. Bawang merah bersiap-siap untuk kembali pulang ke rumahnya..

Bawang merah :” nek saya sudah seminggu di sini. Saya mau pulang dulu ya nek,,

Nenek :” Baiklah terima kasih ya kamu sudah mau menemani nenek di sini..”

Bawang merah :” apakah nenek tidak ingin mengasih saya labu itu sebagai tanda terima kasih nenek ..”

Nenek :” Ohh kamu mengiginkan labu itu, ambil saja lah nak. Kamu boleh memilih satu diantara dua labu itu..”

Bawang merah pun langsung mengambil labu yang paling besar dan ia langsung pergi maninggalkan nenek itu tanpa memberi salam terlebih dahulu..
Setelah sampai di rumah, bawang merah pun langsung berteriak memanggil ibu dan adik nya..

Bawang merah :” Ibu,,, bawang bombai..
Kemarilah, lihat aku pulang membawa apa..“

Ibu tiri :” Kamu sudah pulang nak, dan kamu berhasil membawa labu besar itu..”

Bawang bombai :” cepat ka, belah labu itu. Aku sudah tidak sabar ingin melihat perhiasan-perhiasan di dalam labu itu..”

Bawang merah :” baiklah, tunggu sebentar.”

Bawang merah, bawang bombai dan ibu pun segera membelah labu itu. Ketika mereka membelahnya, mereka terkejut dengan isi labu itu. Mereka berteriak histeris dan mereka melempar kan labu itu ketika mereka melihat ular, kalajengking, kelabang dan binatang berbisa lainnya yang berada di dalam labu itu. Mereka tidak mendapatkan perhiasan yang mereka ingin kan melainkan binatang-binatang yang berbisa itu, .
Itu lah akibat dari orang yang serakah dan tidak pernah puas dengan apa yang di milikinya,,,,,


...SELESAI...





Memerankan Sebagai :

- Dewi Wulandari : Narator
- Siti Emilia Mely : Bawang Putih
- Vina A. Agustiana : Bawang Merah
- Dina Novita Ayu : Bawang Bombai
- Dini Arafah : Ibu Tiri
- Agam Anugrah Akbar : Pangeran Adit
- M. Agy Fahrezy : Adik Pangeran ( Bayu )
- Vika Oktavia : Nenek Tua
- Anggy Condro Sidi : Teman B. Merah ( Efi )
- Dita Ayu Ningsih : Teman B. Merah ( Ega )
- Siti Nurjanah : Teman B. Putih ( Defi )
- Aksel Kevin R. : Penjahat 1
- Oriza Yufa Lazuardi : Penjahat 2
- Syaefuddin Adji : Paman








Penyusun



Dewi Wulandari
KETERAMPILAN BERKOMUNIKASI

HandOut
MK Komunikasi Organisasi


BERBICARA EFEKTIF

1. Pengertian Berbicara / Bahasa
A.
  • Sistem Lambang
  • Perkataan
  • Percakapan
B. Arti Luas
Sebagai alat komunikasi yang tidak terbatas (kata2, gerak,-gerik, mimic, dan pantomimic)

C. Arti Sempit
Sebagai hubungan antara suasana dengan kata-kata dengan menggunakan bahasa lisan.

2. Fungsi Berbicara
a. Sebagai alat untuk mengungkapkan perasaan
b. Sebagai alat komunikasi

3. Prinsip Berbicara Efektif
a. Prinsip Motivasi
b. Prinsip Perhatian
c. Prinsip Pengertian
d. Prinsip Keinderaan
e. Prinsip Ulangan
f. Prinsip Kegunaan

4. Cara Penyampaian
a. Penyampaian secara mendadak
b. Penyampaian formal (dengan naskah tertulis)
c. Penyampaian secara hafalan
d. Penyampaian yang dipersiapkan secara tidak lengkap
- Kata kunci ditulis dengan huruf besar
- Gunakan 2 spasi & beri nomor halaman
- Latihan beberapa kali
- Beri intonasi dalam berbicara (jangan terburu)
- Fleksibel dengan merespon umpan balik
- Beri contoh untuk mendukung pertanyaan
- Dikombinasikan dengan pesan yang kuat

5. Pemilihan Bahasa
a. Gunakan bahasa yang sederhana
b. Mengetahui demografis peserta
c. Mengetahui sifat-sifat publik/peserta
d. Membuat Improvisasi / perkiraan mengenai kepercayaan, sikap dan nilai-nilai yang dianut peserta

6. Analisis Berorientasi Tujuan
a. Perlu adanya sistematika agar tidak ngelantur :
- Pengantar
Perlu landasan yang sama, membangkitkan perhatian dan menentukan pokok tema dan arti pentingnya.
- Isi
Menyampaikan informasi / argumen yang dinyatakan pada pengantar, sedikit bukti-buktinya.
- Kesimpulan
Diakhiri dengan pernyataan yang mudah diingat.
b. Cara berpakaian yang baik, bersih, rapi, akan menambah rasa percaya diri, tata caranya :
- Pakaian harus serasi, tidak berwarna mencolok / norak, model dan motif disesuaikan dengan warna kulit.
- Pakaian cukup sederhana, tidak menunjukkan kemewahan atau mahal.
- Kancing baju, ikat pinggang, kerah baju dan kelengkapan lainnya harus diperhatikan.
- Sepatu diusahakan sesuai dengan pakaian yang sedang dipakai.
c. Pandangan Mata; apabila sedang bicara yang perlu diperhatikan :
- Pandanglah mitra bicara kita.
- Memandang dengan etis, tidak langsung memandang mata, tetapi memandang bagian hidung ke bawah.
- Melihat mata sebentar, jika diperlukan untuk melihat bagaimana mereka bereaksi.
- Jangan sekali-kali menundukkan kepala atau membuang muka, karena hal ini tidak etis dan kurang menghargai orang yang kita ajak bicara.
d. Air muka / wajah
Hendaknya mengikuti isi pembicaraan, rasa heran, gembira, kecewa, terkejut, sedih dapat diekspresikan dengan air muka / wajah.
e. Sikap tubuh
- Sikap duduk
Duduk dengan sopan, jangan terlebih dahulu duduk di depan para pendengar, jangan sering menengok kebelakang dan duduk dengan tenang.
- Sikap Berdiri
Berdiri dengan tegak, kuasai diri anda sebelum menguasai orang banyak, tunjukkan kesan yang berwibawa, dada ke depan, bahu di tarik kebelakang, tegakkan kepala, jangan menunduk dan tangan tergantung di sisi bawah.
f. Suara
- Ucapan setiap kata harus jelas.
- Tidak monoton, berilah tekanan pada bagian2 tertentu yang dianggap penting.
- Bersemangat, suara bersemangat akan memberi banyak variasi.
- Ucapkan dengan lantang / keras agar dapat di dengar.
- Berekspresi pada pengucapan, suara yang baik tanpa diimbangi dengan ekspresi akan membosankan.
g. Tulisan
Bertujuan untuk lebih menjelaskan maksud yang disampaikan, tulisan harus jelas dan dapat di baca.


MENDENGARKAN EFEKTIF

1. Pengertian
  • Usaha untuk memperoleh pengertian dengan menggunakan indera pendengaran.
  • Kemampuan pikiran untuk mengadakan interpretasi terhadap berita atau pesan yang di terima.
2. Manfaat mendengarkan
a. Keberhasilan dalam menjalankan tugas.
b. Pendengan baik yang mendengarkan secara efektif, perlindunga dirinya terpelihara.
c. Berguna menghindari / mengurangi kesalahpahaman.
d. Menimbulkan kecermatan dalam memberi tanggapan.
3.

Pengembangan Kepribadian

Handout


Faktor Penghambat Perkembangan Kepribadian :

1. Lingkungan
- Sesuatu yang dianut : Senioritas
- Tradisi budaya : Peran istri/suami

2. Diri Pribadi
- Tidak ada tujuan hidup
- Kurang termotivasi
- Enggan menelaah diri
- Usia


KONSEP DIRI

Kosep Diri : Bagaimana seseorang memandang diri sendiri dan situasi disekelilingnya.

Konsep Diri meliputi pengertian :
- Siapa saya menurut piokiran saya
- Dalam posisi mana saya berada
- Apa yang boleh dan tidak boleh saya lakukan


Konsep diri yang lemah :
- Menyebabkan seseorang mengalami kesulitan dalam berbicara dengan orang lain
- Ia sulit melalui bahwa ia salah
- Kurang mampu mengungkapkan perasaan-perasaannya dengan cara yang wajar
- Sulit menerima kritik dari orang lain

Konsep diri yang baik :
- Orang tersebut biasanya terbuka
- Tidak mengalami hambatan untuk berbicara dengan orang lain, bahkan dalam situasi yang masih asing sekalipun
- Cepat tanggap terhadap situasi sekelilingnya


Teori JOHARI WINDOWS

JOHARI berasal dari nama penemunya yaitu : Joseph Luit dan HARRIngton Ingham. Mereka mengatakan bahwa setiap manusia memiliki 4 daerah pengenalan diri.
 Diri Terbuka (Open Self)
 Diri Buta (Blind Self)
 Diri Tersembunyi (Hidden Self)
 Diri yang tidak dikenal siapapun (Unknow Self)


o Feed Back : proses dimana seseorang memberi tahu berdasarkan pengamatan dan perasaannya tentang tingkah laku seseorang.

o Tujuan :

- Membantu perkembangan pribadi seseorang demi kebaikannya.
- Merupakan unsur terpenting di dalam mendidik.

Kesimpulan :

Kepribadian bukan semata-mata faktor bawaan, tetapi juga merupakan hasil belajar selalau dapat diembangkan ke arah yang lebih baik melalui proses belajar.

Contoh : senyum juga harus dipelajari.

Kepribadian merupakan aspek kejiwaan yang sangat penting baik posisi maupun peranannya pada kehidupan setiap individu.

KWPRIBADIAN

”Susunan sistim psikofisik (jiwa dan raga, pisik dan mental) yang dianmis dalam diri individu yang menentukan penyesuaian yang unik terhadap lingkungan”. (Allport)

# Dinamis : Berubah-ubah ; Lutfi yang dulu tentu berbeda dengan Lutfi yang sekarang.
# Unik : Khas, berbeda-beda dari satu orang dengan orang lain. ; ada orang yang langsung dapat menyesuaikan diri dengan lingkungan baru, ada yang tidak dapat dan membutuhkan waktu.
# Psikofisik : Hubungan erat jiwa dan raga.
(bila satu bagian sakit maka bagian tubuh yang lainpun akan merasakan sakit) ; Psikosomatik ; eksim.
Maag ------------
Migran

(penyakit yang disebabkan oleh kejiwaan).

Kepribadian tampak pada :

*SIKAP : Adalah kecenderungan seseorang bereaksi pada sisi positif maupun sisi negatif.

Cara menanggulangi adalah dengan ; berusaha untuk selalu melihat sesuatu dari sisi yang lain / positif thinking.
Ex ; perilaku yang manis belum tentu sikapnya manis.

* Perilaku : Siakp akan tercermin pada perilaku.
Ex ; seseorang yang menerima – wajahnya akan berseri.

* Tutur Bahasa : Menggunakan bahasa dengan tutur bahasa yang baik, tidak menyinggung perasaan orang lain.


Faktor penentu kepribadian

A. Faktor Bawaan
Ex : - Rambut ikal seorang anak karena salah satu ortu berambut ikal.
- Bakat anak menurun dari ortu
- Potensi diri anak---IQ

B. Pengalaman masa kanak-kanak
Ex ; anak yang sering dipukuli, maka kecenderungan pada dewasa menjadi sadis/kejam/minder.

C. Pengalaman dalam kehidupan selanjutnya.
 Perluasan wawasan --- Pendidikan formal/informal
--- Pergaulan/perjalanan


Keterangan

1. Pada faktor A ke faktor B ----- peran seseorang adalah Pasif.
Ex ; seorang anak hanya menerima dari ortu.

2a. Pada faktor C ----- orang berperan Aktif, dengan catatan orang yang bersangkutan mau berubah dengan dilandasi KESADARAN.

2b. PERUBAHAN ----- tidaklah tergantung pada usia, namun pada :
• KESADARAN
• KEMAUAN / NIAT / MOTIVASI (dorongan dari dalam diri)
• BERPENGETAHUAN
• PUNYA TUJUAN HIDUP
• MEMBUKA DIRI


Setiap orang dapat mengembangkan diri dan akan terhalang bila :

1. Merasa tidak ada tantangan
2. Merasa tidak mampu
3. Merasa tidak punya tujuan hidup yang jelas
4. Merasa sudah cukup puas
5. Merasa tidak cukup berharga (seseorang yang memandang dirinya banyak kekurangan akan ragu dalam bertindak --- tampak sebagai pribadi yang malas dan tidak bergairah)

Sebelum mengembangkan diri seseorang perlu mnegenal diri sendiri, melalui Introspeksi
”yaitu : menganalisa / melihat sisi positif maupun negatif diri dari sudut pandang diri sendiri.)

Seseorang yang memiliki kepribadian menarik adalah :

”Orang yang mampu menyesuaikan diri dengan lingkungan dan memiliki kestabilan emosi yang mantap.”
/* HTTP Host: static.ak.facebook.com */
/* Generated: July 28th 2009 9:58:05 PM PDT */
/* Machine: 10.16.140.104 */

/**
* FeatureLoader.js.php is designed to be the minimal set of code necessary to
* use the Facebook Javascript API.
*
* The majority of the API is split into "features" which can be loaded
* separately or all at once. Most features are packaged together into
* connect.js.pkg.php, so it doesn't really matter which ones you pull in.
*
* @provides connect-FeatureLoader
*
*/

// Create FB namespace if necessary
if (!window.FB) {
FB = {};
}

// Only load if this class is not already loaded
if (!FB.Bootstrap) {
FB.Bootstrap = {
/*
* Use this to request loading of features in Facebook Client JavaScript library
* @param features array of features (see wiki for options)
* @param callback callback function to be executed when all required features
* are finished loading
*/
requireFeatures : function(features, callback) {
// Don't do anything if this page is a cross domain channel page
if (FB.Bootstrap.isXdChannel) {
return;
}

FB.Bootstrap.enqueueFeatureRequest({"features": features,
"callback": callback,
"loadedCount": 0});
if (FB.Bootstrap.FeatureMap) {
if (FB.FeatureLoader) {
FB.FeatureLoader.singleton.checkRequestQueue();
} else {
FB.Bootstrap.addScript(FB.Bootstrap.FeatureMap["Base"].src);
}
}
},

/*
* Convenient wrapper for calling Facebook API calls. Because the Facebook
* API is dynamically loaded, this guarantees that your function isn't called
* until both the libraries are loaded and initialized.
*
* Use in conjunction with FB.init.
* Example usage:
* FB.ensureInit ( function () {
* // ... any code in the Facebook library
* });
*
* @param callback function to call when Facebook is dynamically loaded.
* @throws exception if FB.init is not called within the document.
*/
ensureInit : function(callback) {
if (!callback) {
throw("FB.ensureInit called without a valid callback");
}

// short-circuit if initialization has already been called
if (FB.Facebook &&
FB.Facebook.get_initialized &&
FB.Facebook.get_initialized().get_isReady() &&
FB.Facebook.get_initialized().result) {
return callback();
}

// if it's not already initialized, then queue it up
// by the time this callback is executed, FB.Facebook.init
// must have been called or else
FB.Bootstrap.requireFeatures(FB.Bootstrap.features, function() {
FB.Facebook.get_initialized().waitForValue(true, callback);
});
},

/*
* This safely initializes the Facebook API for use on a Connect or iframe site.
*
* It is a wrapper around FB.Facebook.init, provided here so that it is available
* before the rest of the library is dynamically loaded. All subsequent calls
* must be wrapped in FB.ensureInit() in order to guarantee that the init function is
* called first.
*
* Example Usage:
* FB.init("API_KEY", "xd_receiver.php");
*
* @param api_key your API key provided by the developer app
* @param xd_receiver The cross-domain receiver file on your domain.
* Suggest using an absolute URL like "/xd_receiver.htm"
* @param appSettings Optional application settings.
*/
init : function(api_key, xd_receiver, appSettings) {
// bind to the onload handler
FB.Bootstrap.requireFeatures(FB.Bootstrap.features, function() {
if (FB.Facebook) {
// init has changed definition by now
FB.Facebook.init(api_key, xd_receiver, appSettings);
}
});
},

/*
* Dynamically add a script tag to the document.
*/
addScript : function(src) {
var scriptElement;

// Check if we have the script loaded already
var scriptElements = document.getElementsByTagName('script');
if (scriptElements ) {
var c = scriptElements.length;
for (var i = 0; i < c; i++) {
scriptElement = scriptElements[i];
if (scriptElement.src == src) {
// Found a match
return;
}
}
}


scriptElement = document.createElement("script");
scriptElement.type = "text/javascript";
scriptElement.src = src;
var parent = document.getElementsByTagName('HEAD')[0] || document.body;
parent.appendChild(scriptElement);
},

/*
* Initialize global page, one-time setup for the cross domain channel.
*
* Some sites may not have a dedicated cross domain channel page, but
* use an existing page url as the channel page by using the special
* fbc_receiver=1 query parameter. This is not very performant but we
* support in cases where a dedicated channel is difficult to create.
*
*/
initializeXdChannel : function () {
FB.Bootstrap.isXdChannel =
window.location.search.indexOf(FB.Bootstrap.fbc_channel_token) >= 0;

if (!FB.Bootstrap.isXdChannel) {
FB.Bootstrap.createHiddenDiv();
FB.Bootstrap.detectDOMContentReady();
}
},

/*
* Use detectDOMContentReady to determine whether window is loaded.
* Because there is no way to determine a window is loaded after it is
* already loaded, we must initialize the state to false in a code that
* will be executed before the window is loaded, then listen to the window
* load event.
*
* Since FeatureLoader.js.php is the only script we have that is not
* dynamically loaded, we must place this code in this file.
*/
detectDOMContentReady : function() {
if (window.navigator.userAgent.toLowerCase().indexOf("msie") >= 0) {
window.attachEvent("onload", function() {
FB.Bootstrap.IsDomContentReady = true;
});
} else {
window.addEventListener("DOMContentLoaded", function() {
FB.Bootstrap.IsDomContentReady = true;
}, false);
}
},

/*
* Create a hidden DOM container element. This is used to store hidden
* iframes. If developers do not want the document.write to be called,
* they can create their own hidden div named "FB_HiddenContainer".
*/
createHiddenDiv : function() {
if (document.getElementById('FB_HiddenContainer') == null) {
document.write('
+ 'style="position:absolute; top:-10000px; '
+ 'width:0px; height:0px;" >'
+ '
');
}
},

/*
* Loads the map of feature => file that enables dynamic loading of JS files.
* Note that for now, these are pretty much all pointing to the same file,
* but we hope to implement some optimizations in the future to make this
* more customizable.
*
* @param featureMap map of feature => file
*/
loadServerMaps : function(featureMap) {
if(!this.FeatureMap.length) {
this.FeatureMap = featureMap;
if (FB.FeatureLoader) {
FB.FeatureLoader.singleton.checkRequestQueue();
}
}
},

/*
* Set the locale for the loaded resources.
*/
setLocale : function(locale, isRTL) {
window.FB.locale = locale;
window.FB.localeIsRTL = isRTL;
},

/*
* Submit a given feature request for loading.
*/
enqueueFeatureRequest : function(request) {
this.FeatureRequestQueue[this.FeatureRequestQueue.length] = request;
},

/*
* For IE, we will try to detect if document.namespaces contains 'fb' already
* and add it if it does not exist.
*/
detectDocumentNamespaces : function() {
if (document.namespaces && !document.namespaces.item['fb']) {
document.namespaces.add('fb');
}
},

/*
* If a dedicated cross domain channel url cannot be created.
* Use this function create an url based on current page by
* adding a special query string the url of the current page.
* This should be avoided unless there is other choice because
* it is not efficient.
*/
createDefaultXdChannelUrl : function() {
var xd_receiver = location.protocol + '//' + location.hostname +
location.pathname + location.search;
if(location.search || location.search.length > 0) {
xd_receiver += '&';
} else {
xd_receiver += '?';
}
xd_receiver += 'fbc_channel=1';
return xd_receiver;
},

/*
* Global state variables
*/
features : ["XFBML", "CanvasUtil"],
FeatureMap : [],
IsDomContentReady : false,
FeatureRequestQueue : [],
CustomFeatureMap : [],
fbc_channel_token : 'fbc_channel=1'
};

/*
* Define shorthand functions for ease of use.
*/
window.FB_RequireFeatures = FB.Bootstrap.requireFeatures;
window.FB.init = FB.Bootstrap.init;
window.FB.ensureInit = FB.Bootstrap.ensureInit;
}

FB.Bootstrap.initializeXdChannel();
FB.Bootstrap.detectDocumentNamespaces();


if (!FB.HiddenContainer) {
FB.HiddenContainer = {
get: function() {
return document.getElementById('FB_HiddenContainer');
}
};
}
if (!window.FB) {FB = {};}
if(!FB.dynData){ FB.dynData = {"site_vars":{"canvas_client_compute_content_size_method":1,"use_postMessage":1,"enable_custom_href":0},"resources":{"base_url_format":"http:\/\/{0}.facebook.com\/","api_channel":176173,"api_server":163033,"www_channel":176173,"xd_comm_swf_url":"http:\/\/static.ak.fbcdn.net\/rsrc.php\/zDVWA\/hash\/bqv7w2jc.swf","login_img_dark_small_short":"http:\/\/static.ak.fbcdn.net\/rsrc.php\/z1UCB\/hash\/2xsceaad.gif","login_img_dark_medium_short":"http:\/\/static.ak.fbcdn.net\/rsrc.php\/z2VTT\/hash\/7hx9pyoy.gif","login_img_dark_medium_long":"http:\/\/static.ak.fbcdn.net\/rsrc.php\/z3QU5\/hash\/e3ze8mte.gif","login_img_dark_large_short":"http:\/\/static.ak.fbcdn.net\/rsrc.php\/z1JXW\/hash\/2z9gcbuz.gif","login_img_dark_large_long":"http:\/\/static.ak.fbcdn.net\/rsrc.php\/z68SL\/hash\/60iiygum.gif","login_img_light_small_short":"http:\/\/static.ak.fbcdn.net\/rsrc.php\/z9OLH\/hash\/6q0yshe1.gif","login_img_light_medium_short":"http:\/\/static.ak.fbcdn.net\/rsrc.php\/z6MJW\/hash\/9cymg7nd.gif","login_img_light_medium_long":"http:\/\/static.ak.fbcdn.net\/rsrc.php\/z3W9M\/hash\/5naudvb1.gif","login_img_light_large_short":"http:\/\/static.ak.fbcdn.net\/rsrc.php\/z5XS9\/hash\/61bloodv.gif","login_img_light_large_long":"http:\/\/static.ak.fbcdn.net\/rsrc.php\/z16CL\/hash\/bv27ws94.gif","login_img_white_small_short":"http:\/\/static.ak.fbcdn.net\/rsrc.php\/z8IX1\/hash\/2a1naoz4.gif","login_img_white_medium_short":"http:\/\/static.ak.fbcdn.net\/rsrc.php\/zBUQ9\/hash\/bjzz2c6x.gif","login_img_white_medium_long":"http:\/\/static.ak.fbcdn.net\/rsrc.php\/z3OG3\/hash\/dcgjz499.gif","login_img_white_large_short":"http:\/\/static.ak.fbcdn.net\/rsrc.php\/z1FPV\/hash\/6n0u8rja.gif","login_img_white_large_long":"http:\/\/static.ak.fbcdn.net\/rsrc.php\/zEFC4\/hash\/dg0z2xns.gif","logout_img_small":"http:\/\/static.ak.fbcdn.net\/rsrc.php\/zAQ42\/hash\/b9tevzzg.gif","logout_img_medium":"http:\/\/static.ak.fbcdn.net\/rsrc.php\/zDUG0\/hash\/3g5yiwv5.gif","logout_img_large":"http:\/\/static.ak.fbcdn.net\/rsrc.php\/zEU9F\/hash\/921gve8r.gif"}};}
FB.Bootstrap.loadServerMaps(
/* featureMap */ {"Base":{"src":"http:\/\/static.ak.fbcdn.net\/rsrc.php\/z1A8N\/hash\/7qz9tauk.js","dependencies":null},"Common":{"src":"http:\/\/static.ak.fbcdn.net\/rsrc.php\/z1A8N\/hash\/7qz9tauk.js","dependencies":["Base"]},"XdComm":{"src":"http:\/\/static.ak.fbcdn.net\/rsrc.php\/z1A8N\/hash\/7qz9tauk.js","dependencies":["Common"]},"CacheData":{"src":"http:\/\/static.ak.fbcdn.net\/rsrc.php\/zO4B1\/hash\/94y4e2fx.js","dependencies":["Common","XdComm"]},"Api":{"src":"http:\/\/static.ak.fbcdn.net\/rsrc.php\/z1A8N\/hash\/7qz9tauk.js","dependencies":["XdComm"]},"CanvasUtil":{"src":"http:\/\/static.ak.fbcdn.net\/rsrc.php\/z1A8N\/hash\/7qz9tauk.js","dependencies":["Common","XdComm"]},"Connect":{"src":"http:\/\/static.ak.fbcdn.net\/rsrc.php\/z1A8N\/hash\/7qz9tauk.js","dependencies":["CanvasUtil","Api"],"styleSheets":["http:\/\/static.ak.fbcdn.net\/rsrc.php\/zE22I\/hash\/axsr09mn.css"]},"XFBML":{"src":"http:\/\/static.ak.fbcdn.net\/rsrc.php\/z1A8N\/hash\/7qz9tauk.js","dependencies":["CanvasUtil","Api","Connect"]},"Integration":{"src":"http:\/\/static.ak.fbcdn.net\/rsrc.php\/zBUXV\/hash\/5fgk415d.js","dependencies":["Connect"]},"Comments":{"src":"http:\/\/static.ak.fbcdn.net\/rsrc.php\/z67HN\/hash\/7bodfyxw.js","dependencies":["XdComm","XFBML"]},"Payments":{"src":"http:\/\/static.ak.fbcdn.net\/rsrc.php\/zE3NX\/hash\/9qoy5526.js","dependencies":["XdComm","Connect"]}});
FB.Bootstrap.setLocale("en_GB", false);/**
* NOTE - this file should be editted at
* /lib/connect/Facebook/XdComm/XdCommReceiver.js
* which will rewrite any library file connect is autogened
*
* @provides XdCommReceiver
* @requires
*/

// Create FBIntern namespace if necessary
if (!window.FBIntern) {
FBIntern = {};
}

// Only load if this class is not already loaded
if (!FBIntern.XdReceiver) {
// XdReceiver class
FBIntern.XdReceiver = {
delay : 100,
timerId : -1,
dispatchMessage: function() {
//We don't used window.location.hash because it has different behavior on IE and Firefox.
//See https://bugzilla.mozilla.org/show_bug.cgi?id=378962
var pathname = document.URL;
var hashIndex = pathname.indexOf('#');
var hash;
if(hashIndex > 0) {
hash = pathname.substring(hashIndex + 1);
} else {
//hashIndex not found;
//Check if it's special case for login callback
hashIndex = pathname.indexOf('fb_login&');
if(hashIndex > 0) {
hash = pathname.substring(hashIndex + 9);
} else {
return;
}
}

var debugFlag='debug=1&';
if(hash.indexOf(debugFlag) == 0) {
hash = hash.substring(debugFlag.length);
}

var packet_string;
var func = null;
try {
var hostWindow = window.parent;
if (hash.indexOf('fname=') == 0) {
var packetStart = hash.indexOf('&');
var frame_name = hash.substr(6, packetStart-6);
if(frame_name == "_opener") {
hostWindow = hostWindow.opener;
} else if (frame_name == "_oparen") {
hostWindow = hostWindow.opener.parent;
} else if (frame_name != "_parent") {
hostWindow = hostWindow.frames[frame_name];
}
packet_string = hash.substr(packetStart+1);
} else {
hostWindow = hostWindow.parent;
packet_string = hash;
}

func = hostWindow.FB.XdComm.Server.singleton.onReceiverLoaded;
} catch (e) {
if (e.number == -2146828218) {
//Permission denied
return;
}
}

if(func) {
hostWindow.FB.XdComm.Server.singleton.onReceiverLoaded(packet_string);
if(FBIntern.XdReceiver.timerId != -1) {
window.clearInterval(FBIntern.XdReceiver.timerId);
FBIntern.XdReceiver.timerId = -1;
}
} else {
if(FBIntern.XdReceiver.timerId == -1) {
try {
FBIntern.XdReceiver.timerId = window.setInterval(FBIntern.XdReceiver.dispatchMessage, FBIntern.XdReceiver.delay);
} catch (e) {
}
}
}
}
};

if (!(window.FB && FB.Bootstrap && !FB.Bootstrap.isXdChannel)) {
try {
FBIntern.XdReceiver.dispatchMessage();
}
catch(e) {
}
}
}

Sebuah Nama Sebuah cerita Band Ter Favorite Versi Nickelodeon indonesia 2009




Ajang Nickelodeon Indonesia Kids Choice Award 2009 kembali digelar di Tennis Indoor Senayan Jakarta dan akan disiarkan secara live oleh Global TV pada 23 Juli 2009. Ajang penghargaan yang pemenangnya ditentukan oleh anak-anak ini mengusung tema Playground adventure

Seperti tahun lalu, ajang penghargaan ini akan memberikan kesempatan kepada anak-anak untuk menyampaikan rasa kreatid serta aspirasi mereka dalam memilih idolanya dalam 10 kategori. Seperti penentuan artis, penyanyi, band, group/duo, pembawa acara, atlet, dan kartun favorit mereka, yang pada nominatirnya ditentukan berdasarkan hasil riset yang dilakukan oleh tim R&D Global TV dan diperkuat dengan data-data dari AC Nielsen.

Ajang Nickelodeon Indonesia Kids Choice Award 2009 tahun ini berbeda dengan tahun lalu, kali ini lebih seru dengan tema yang jauh lebih menantang, yakni Playground adventure. “Melalui pesta anak ini, dapat mendorong anak-anak Indonesia menjadi semakin kreatif, mandiri dan percaya diri dengan pilihan mereka,” ugkap Titan Hermawan, Vice President Produksi, Teknik & Marcomm Global TV di Jakarta, kemarin. Global TV merupakan pemegang hak siar Nickelodeon di Indonesia.

Tema Playground Adventure tersebut mengajak anak-anak untuk lebih melakukan aktivitas di luar rumah ataupun dengan alam sebab bermain di luar rumah dapat meningkatkan motorik pada anak. Pastinya, permainan di luar rumah lebih seru dan menyenangkan dibandingkan permainan di dalam rumah yang hanya didominasi kecanggihan teknologi.

Di acara puncak nanti, anak-anak akan disuguhkan beberapa wahana seru, seperti flaying fox, climbing and giant slide dan guyuran hujan slime (lendir hijau khas Nick) akan membahasahi anak-anak di akhir acara. Malam puncak juga akan sangat meriah karen di pandu oleh Fitri Tropika, Raffi Ahmad, dan Indra Bekti serta penampila artis papan atas lainnya. Nah, jangan sampai ketinggalan, gunakanlah hak pilih kalian dengan memilih melalui SMS atau melalui website Global TV di www.globaltv.co.id.

Dan pada tahun ini Peterpan menjadi pemenang di kategori Band indonesia terfavorite Versi Nickelodeon indonesia 2009.

AlbUm Peterpan
































Matahari (Cinta & Harapan)


Seorang wanita bertanya pada SAYA
tentang cinta dan harapan........


Wanita berkata ingin menjadi bunga terindah di
dunia Dan SAYA berkata ingin menjadi matahari.
Wanita tidak mengerti kenapa SAYA ingin jadi
matahari, bukan kupu kupu atau kumbang yang bisa terus
menemani bunga...


Wanita berkata ingin menjadi rembulan
dan SAYA berkata ingin tetap menjadi matahari.
Wanita semakin bingung karena matahari dan bulan
tidak bisa bertemu,
tetapi SAYA ingin tetap jadi matahari....


Wanita berkata ingin menjadi Phoenix...
yang bisa terbang ke langit jauh di atas
matahari, dan SAYA berkata akan selalu menjadi
matahari....

Wanita tersenyum pahit dan kecewa.
Wanita sudah berubah tiga kali...
namun SAYA tetap keras kepala ingin jadi
matahari, tanpa mau ikut berubah bersama wanita.
Maka wanita pun pergi dan tak pernah lagi
kembali tanpa pernah tahu alasan kenapa SAYA tetap
menjadi matahari....

SAYA merenung sendiri dan menatap matahari.

Saat wanita jadi bunga, SAYA ingin menjadi
matahari agar bunga dapat terus hidup.
Matahari akan memberikan semua sinarnya untuk
bunga agar ia tumbuh, berkembang...
dan terus hidup sebagai bunga yang cantik.
Walau matahari tahu ia hanya dapat memandang
dari jauh dan pada akhirnya kupu kupu yang akan menari
bersama bunga.
Ini disebut KASIH..... yaitu Memberi Tanpa Pamrih.

Saat wanita jadi bulan,
SAYA tetap menjadi matahari.....
agar bulan dapat terus bersinar indah dan
dikagumi.
Cahaya bulan yang indah hanyalah pantulan cahaya
matahari, tetapi saat semua makhluk mengagumi bulan,
siapakah yang ingat kepada matahari?
Matahari rela memberikan cahayanya untuk bulan
walaupun ia sendiri tidak bisa menikmati cahaya
bulan... dilupakan jasanya dan kehilangan kemuliaannya
sebagai pemberi cahaya
agar bulan mendapatkan kemuliaan tersebut....


Ini disebut dengan PENGORBANAN...
Menyakitkan namun Sangat Layak untuk Cinta.



Saat wanita jadi phoenix yang dapat terbang
tinggi, jauh ke langit bahkan di atas matahari...
SAYA tetap selalu jadi matahari
agar phoenix bebas untuk pergi kapan pun ia mau
dan matahari tidak akan mencegahnya.
Matahari rela melepaskan phoenix untuk pergi
jauh, namun matahari akan selalu menyimpan
cinta yang membara di dalam hatinya hanya untuk
phoenix. Matahari selalu ada untuk phoenix kapan pun ia
mau kembali walau phoenix tidak selalu ada untuk matahari.
Tidak akan ada makhluk lain selain phoenix
yang bisa masuk ke dalam matahari dan
mendapatkan cintanya.....
Ini disebut dengan KESETIAAN.....
Walaupun Ditinggal Pergi dan Dikhianati,
Namun tetap Menanti dan Mau Memaafkan.


Untuk para wanita.....
Siapakah Matahari yang ada di dalam
kehidupanmu??
Bila engkau sudah menemukan dan melihat Matahari
dalam
kehidupanmu...pergi,lihat dan jangan pernah
meninggalkannya.
Konser Sebuah Nama Sebuah Cerita Akhir Dari Nama Band Peterpan

Mungkin Anda bingung mengapa postingan-postingan terakhir saya lagu-lagu peterpan, malah banyak lagu-lagu lama dari album-album peterpan yang terdahulu.
Jangan bingung dulu, hal itu memang saya sengaja dan ada sebabnya tentunya ^^. Kemarin malam di Pantai Karnaval Ancol, Peterpan menggelar konser bertajuk "Sebuah Nama Sebuah Cerita".

Mungkin sebagian dari Anda sudah tahu bahwa konser tersebut adalah konser terakhir dari Peterpan. Sedih banget ya kayanya bagi para pecinta band Peterpan, tapi tenang itu hanya akhir dari nama "Peterpan" bukan bandnya.

Seperti kita ketahui Peterpan pernah mengalami perpecahan personelnya yaitu Andika (Keyboardis) dan Indra (bassis) yang sekarang sudah membentuk band baru The Titans. Konon katanya nama "Peterpan" adalah hasil ide dari sang keyboardis "Andika".
Dan karena Andhika bukan personel peterpan lagi, ia ingin nama tersebut diganti. Nah karena permintaan dari andika tersebut makanya nama peterpan harus diganti. Nah oleh sebab itu untuk mengenang nama Peterpan tersebut, saya posting beberapa hits dari peterpan dari album pertama sampai album terakhirnya.

Dan dalam postingan saya sekarang ini, saya ingin mengangkat profile band peterpan ini. History dan macam-macamnya. Oc kita mulai saja hehe







Peterpan adalah sebuah band beraliran poprock dari Bandung, Indonesia yang sekarang anggotanya tinggal 4. Band ini dibentuk pada tahun 1997 dan terkenal berkat lagu-lagunya "Ada Apa Denganmu", "Topeng", dan "Kukatakan Dengan Indah". Pada awalnya kelompok Peterpan terdiri dari Ariel, Uki, Loekman, Reza, Andika, dan Indra. Namun di bulan November 2006, dua anggotanya, Andika dan Indra dipecat dari grup musik tersebut. Perpecahan ini dipicu adanya perbedaan prinsip kreativitas.

Awal terbentuk

Pada tahun 1997, Andika (keyboard) membentuk band Topi dengan mengajak adik kelasnya di SMU 2 Bandung, Uki (gitar), serta teman mainnya, Abel (bas) dan Ari (drum). Uki pun mengajak teman SMP-nya Ariel yang mengisi posisi vokal. Dengan formasi seperti itulah, mereka mulai manggung dan memainkan musik beraliran Brits alternatif. Kemudian Ari mengundurkan diri dan Topi pun bubar tanpa sebab yang pasti.

Andika mengumpulkan kembali personel Topi di tahun 2000. Namun kali ini, posisi drum dipegang oleh Reza. Untuk memberi warna musik yang lebih dewasa dan lebih kaya melody, maka diajaklah Loekman, teman kakak Indra, yang akhirnya jadi lead guitar (gitar utama). Setelah terbentuk dengan formasi enam orang, mereka pun mengambil nama peterpan. Tanggal 1 September 2000 secara resmi peterpan terbentuk.

Perjalanan profesional peterpan dimulai tahun 2001 dengan merambah dari café ke café di Bandung. Mereka bermain di café O'Hara dan Sapu Lidi dengan membawakan lagu-lagu top 40, serta alternative rock seperti Nirvana, Pearl Jam, Cold play, U2, Creed, dll. Saat di café Sapu Lidi-lah potensi mereka terlihat oleh Kang Noey (basis Java Jive) yang sedang mencari band untuk mengisi album kompilasi. Dari tiga lagu yang dikirim untuk demo, "Sahabat", "Mimpi Yang Sempurna", dan "Taman Langit", terpilih lagu "Mimpi Yang Sempurna" untuk dimasukan ke album kompilasi Kisah 2002 Malam yang dirilis Juli 2002. Tak disangka lagu tersebut menjadi jagoan album ini dan mendongkrak penjualan sampai di atas 150.000 kopi.





Pada tanggal 4 November 2006, Andika dan Indra, resmi keluar dari anggota band. Kedua mantan personil ini pada akhirnya membentuk kelompok lainnya yang diberi nama The Titans.

Pasca keluarnya Andika dan Indra, posisi mereka ditempati oleh dua pemusik tambahan, yaitu Lucky dan David. Dengan formasi tambahan ini, Peterpan merilis, Hari yang Cerah. Acara launching album ini juga dibuat lain karena dilakukan di dua negara. Di RUUMS Kuala Lumpur pada 25 Mei 2007 setelah itu di Bandung di Monumen Pahlawan Gazebo dan disiarkan secara live di 6 stasiun televisi.

Album ini diklaim sebagai album terakhir mereka dengan nama "Peterpan". Ariel mengklaim bahwa pada akhirnya mereka akan melepaskan nama Peterpan dan menggunakan nama lainnya.

Meski tanpa formasi utuh seperti dulu, peterpan masih mampu memperlihatkan 'taring'nya. Di bulan September 2007, mereka mendapat kehormatan untuk mengikuti acara "Song Festival" di Korea Selatan. Sebelumnnya, peterpan juga masih mampu mengantongi penghargaan sebagai Best Favorite Artis Indonesia MTV Asia Award 2006 dan Album Pop Group Ngetop SCTV Music Award 2006.

Album-album yang sudah dirilis peterpan sampai saat ini berjumlah lima:

* Taman Langit (2003)
* Bintang di Surga (2004)
* Ost. Alexandria (2005)
* Hari yang Cerah (2007)
* The Best of (Sebuah Nama Sebuah Cerita) (2008)







Khusus untuk album terakhir yang berkonsep "Best of the best" berjudul ” Sebuah Nama, Sebuah Cerita ” yang tidak lain menceritakan perjalanan bermusik mereka. Tidak heran, di album ini terdapat banyak lagu-lagu peterpan di album-album sebelumnya. Tetapi mereka tetap menghadirkan 3 lagu baru karena mereka ingin membuat album ini se-spesial mungkin. Bahkan juga dengan video klipnya. Rinciannya, album ini terdiri dari berisi 30 lagu (3 lagu baru, 1 lagu Chrisye yang diaransemen ulang "Kisah Cintaku", dan 26 lagu dari album-album sebelumnya).

Selain profile Peterpan, saya juga ingin mengomentari jalannya konser kemarin.
Konser yang berlangsung di Taman Karnaval Ancol dan ditayangkan secara live oleh RCTI tersebut berlangsung amat spesial.

Personel-personel Peterpan yang terdiri dari Ariel, Uki, Reza, dan Lukman menampilkan konser yang allout menurut saya.
Mungkin karena konser terakhir dengan nama Peterpan, mereka ingin memberikan yang terbaik bagi para fansnya atau yang lebih dikenal sebagai "Sahabat Peterpan".

Konser tersebut pertama-tama dibuka oleh host Magdalena dengan megah. Lebih dari 20 lagu hits dari peterpan dinyanyikan di depan ribuan fans fanatiknya sekitar 2jam lamanya. Ada juga penyanyi band lain yang ikut meramaikan konser ini, diantaranya Pasha "ungu", Giring "nidji", Ryan "D'massive"dan yang terakhir penyanyi legendaris Iwan Fals.
Lagu-lagu yang dinyanyikan diantaranya Kukatakan Dengan Indah dan Topeng (feat Pasha "Ungu"), Walau Habis Terang, Kisah Cintaku, Mungkun Nanti, Tak Bisakah (feat Giring "Nidji"), Bintang Di Surga, Di Belakangku (feat Ryan "D'massive"), Yang Terdalam (feat Iwan Fals), Menghapus Jejakmu, Tak Ada yang Abadi, dan ditutup dengan lagu Di Balik Awan.

Nah sekian ulasan saya mengenai Peterpan, sudah cukup panjang nih hehe
Akhir kata mengambil kutipan pesan dari seorang Iwan Fals kemarin. "Mudah-mudahan ini bukan akhir dari Peterpan yang sebenarnya". Tentunya semua penggemar peterpan di seluruh tanah air berharap demikian tentunya. selama mereka masih berdedikasi dan memberikan yang terbaik kepada pecinta musik dengan meningkatkan kualitas bermusik, dengan perubahan nama apapun saya kira mereka akan tetap eksist di persaingan musik tanah air. So, kita nantikan saja karya-karya mereka selanjutnya.

Konser Sebuah Nama Sebuah Cerita





Mungkin Anda bingung mengapa postingan-postingan terakhir saya lagu-lagu peterpan, malah banyak lagu-lagu lama dari album-album peterpan yang terdahulu.
Jangan bingung dulu, hal itu memang saya sengaja dan ada sebabnya tentunya ^^. Kemarin malam di Pantai Karnaval Ancol, Peterpan menggelar konser bertajuk "Sebuah Nama Sebuah Cerita".

Mungkin sebagian dari Anda sudah tahu bahwa konser tersebut adalah konser terakhir dari Peterpan. Sedih banget ya kayanya bagi para pecinta band Peterpan, tapi tenang itu hanya akhir dari nama "Peterpan" bukan bandnya.

Seperti kita ketahui Peterpan pernah mengalami perpecahan personelnya yaitu Andika (Keyboardis) dan Indra (bassis) yang sekarang sudah membentuk band baru The Titans. Konon katanya nama "Peterpan" adalah hasil ide dari sang keyboardis "Andika".
Dan karena Andhika bukan personel peterpan lagi, ia ingin nama tersebut diganti. Nah karena permintaan dari andika tersebut makanya nama peterpan harus diganti. Nah oleh sebab itu untuk mengenang nama Peterpan tersebut, saya posting beberapa hits dari peterpan dari album pertama sampai album terakhirnya.

Dan dalam postingan saya sekarang ini, saya ingin mengangkat profile band peterpan ini. History dan macam-macamnya. Oc kita mulai saja hehe





Peterpan adalah sebuah band beraliran poprock dari Bandung, Indonesia yang sekarang anggotanya tinggal 4. Band ini dibentuk pada tahun 1997 dan terkenal berkat lagu-lagunya "Ada Apa Denganmu", "Topeng", dan "Kukatakan Dengan Indah". Pada awalnya kelompok Peterpan terdiri dari Ariel, Uki, Loekman, Reza, Andika, dan Indra. Namun di bulan November 2006, dua anggotanya, Andika dan Indra dipecat dari grup musik tersebut. Perpecahan ini dipicu adanya perbedaan prinsip kreativitas.

Awal terbentuk

Pada tahun 1997, Andika (keyboard) membentuk band Topi dengan mengajak adik kelasnya di SMU 2 Bandung, Uki (gitar), serta teman mainnya, Abel (bas) dan Ari (drum). Uki pun mengajak teman SMP-nya Ariel yang mengisi posisi vokal. Dengan formasi seperti itulah, mereka mulai manggung dan memainkan musik beraliran Brits alternatif. Kemudian Ari mengundurkan diri dan Topi pun bubar tanpa sebab yang pasti.

Andika mengumpulkan kembali personel Topi di tahun 2000. Namun kali ini, posisi drum dipegang oleh Reza. Untuk memberi warna musik yang lebih dewasa dan lebih kaya melody, maka diajaklah Loekman, teman kakak Indra, yang akhirnya jadi lead guitar (gitar utama). Setelah terbentuk dengan formasi enam orang, mereka pun mengambil nama peterpan. Tanggal 1 September 2000 secara resmi peterpan terbentuk.

Perjalanan profesional peterpan dimulai tahun 2001 dengan merambah dari café ke café di Bandung. Mereka bermain di café O'Hara dan Sapu Lidi dengan membawakan lagu-lagu top 40, serta alternative rock seperti Nirvana, Pearl Jam, Cold play, U2, Creed, dll. Saat di café Sapu Lidi-lah potensi mereka terlihat oleh Kang Noey (basis Java Jive) yang sedang mencari band untuk mengisi album kompilasi. Dari tiga lagu yang dikirim untuk demo, "Sahabat", "Mimpi Yang Sempurna", dan "Taman Langit", terpilih lagu "Mimpi Yang Sempurna" untuk dimasukan ke album kompilasi Kisah 2002 Malam yang dirilis Juli 2002. Tak disangka lagu tersebut menjadi jagoan album ini dan mendongkrak penjualan sampai di atas 150.000 kopi.

Peterpan - Tak Ada Yang Abadi (With Chord)



Peterpan tak ada yang abadi
Song Lyrics and Chord Tak Ada Yang Abadi by Peterpan




Intro : Am F Am F Am G F G 2x

Am F Am F
Takkan selamanya
Am G F G
tanganku mendekapmu
Am F Am F
Takkan selamanya
Am G F G
raga ini menjagamu

Am F C G
Seperti alunan detak jantungku
Am F C G
Tak bertahan melawan waktu
Am F C G
Dan semua keindahan yang memudar
Am F F
Atau cinta yang telah hilang

Am G F
Tak ada yang abadi
Am G F
Tak ada yang abadi
Am G F
Tak ada yang abadi
Am G F
Tak ada yang abadi

Interlude : Am F Am F Am G F G 2x

A# F Gm Dm
Biarkan aku bernafas sejenak
A# E
Sebelum hilang

Am G C
Takkan selamanya
Am G F G
tanganku mendekapmu
Am G C
Takkan selamanya
Am G F G
raga ini menjagamu

Reff :
Am G F G
Jiwa yang lama segera pergi
Am G F
Bersiaplah para pengganti

Peterpan - Tak Ada Yang Abadi (With Chord)


Peterpan tak ada yang abadi
Song Lyrics and Chord Tak Ada Yang Abadi by Peterpan




Intro : Am F Am F Am G F G 2x

Am F Am F
Takkan selamanya
Am G F G
tanganku mendekapmu
Am F Am F
Takkan selamanya
Am G F G
raga ini menjagamu

Am F C G
Seperti alunan detak jantungku
Am F C G
Tak bertahan melawan waktu
Am F C G
Dan semua keindahan yang memudar
Am F F
Atau cinta yang telah hilang

Am G F
Tak ada yang abadi
Am G F
Tak ada yang abadi
Am G F
Tak ada yang abadi
Am G F
Tak ada yang abadi

Interlude : Am F Am F Am G F G 2x

A# F Gm Dm
Biarkan aku bernafas sejenak
A# E
Sebelum hilang

Am G C
Takkan selamanya
Am G F G
tanganku mendekapmu
Am G C
Takkan selamanya
Am G F G
raga ini menjagamu

Reff :
Am G F G
Jiwa yang lama segera pergi
Am G F
Bersiaplah para pengganti

Laporan KKP

“ABSTRAK”

Nama / NIM : NUR ASYIAH LUTFI / 2005 – 52 – 045

Judul : Proses Pembuatan Press Release Oleh Humas Kantor Pusat PT Jasa Marga (Persero)

Jumlah Halaman : v;47;7 lampiran

Kata Kunci : Press Release

Daftar Pustaka : 4 buku dan 1 website


Karya tulis ini dimaksudkan sebagai Laporan atas Praktek Kerja Lapangan yang penulis lakukan di PT Jasa Marga (Persero) dari Tanggal 5 November – 5 Desember 2008, yakni menyangkut kegiatan “Press Release”.
Laporan ini membahas apa yang penulis lakukan selama Praktek Kerja Lapangan, yakni dari perencanaan sampai pelaksanaan dan tahapa evalusi kegiatan Press Release. Kegiatan Press Release di PT Jasa Marga (Persero) dilakukan dengan maksud mempublikasikan Perusahaan kepada publik.
Berdasarkan apa yang penulis lakukan Selama Praktek Kerja Lapangan, disimpulkan bahwa Press Release yang dibuat PT Jasa Marga (Persero) bersifat formal atau organisasi. Hubungan yang dibangun dengan para jurnalis juga bersifat pribadi atau pertemanan. Sehingga saran-saran yang dikembangkan dalam membina hubungan tersebut tidak hanya saran-saran formal.



KATA PENGANTAR


Syukur Alhamdulillah penulis panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah memberikan kemampuan kepaa penulis untuk menyelesaikan Laporan praktek Kerja Lapangan ini.
Laporan Praktek Kerja Lapangan ini dimaksudkan untuk mendapatkn gambaran tentang kegiatan Press Release di PT Jasa Marga (Persero). Laporan Praktek Kerja Lapangan ini merupakan salah satu persyaratan untuk memperoleh gelar Strata 1 Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Indonusa Esa Unggul Jakarta. Penelitian ini merupakan penerpan Ilmu KOmunikasi yang penulis peroleh dalam perkuliahn.
Penulis menyadari banyk mendpat bantuan baik materi dan moril dari berbagai pihak. Karena itu, penulis perlu menyampikan terima kasih kepada :

1. Mamah dan Bapak yang selalu mendo’akan dan mensupport penulis sehingga Laporan magang ini selesai tepat pada waktunya. Adikku Dewi, makasih yah udah mau anter teteh terus ke Warnet dan ke Rental.

2. Bpk. Agus Firmansyah selaku dosen pembimbing materi yang selalu meluamhkan waktunya untuk penulis (wlaupun lagi BT) berdiskusi dan masukan-masukan bagi penulis yang sangat bermanfaat.
3. Bpk. Zuhdi Saragih selaku Ka. Bag. Humas PT Jasa Marga (Persero) yang telah bersedia menampung penulis melakukan kegiatan PKL.

4. Bpk. Indra selaku Dekan Fakultas Ilmu Komunikasi UIEU, terima kasih untuk semuanya.

5. Bpk. Riyanto selaku pembimbing Lapangan yang selalu memberikan masukan-masukan dan waktunya untuk berdiskusi.

6. Bpk. Wasta selaku Ka. Sub. Bag. Penerangan yang telah memberikan penjelasan mengenai kegiatan Press Release di PT Jasa Marga (Persero).

7. A’Yayat selaku Ka. Bang. Tol CTC, “makasih ya A’udah mau usahain ismi masuk JM”.

8. Pipi’Qu yang selalu sabar membantu dan setia menemani perjalanan penulis. Support dan do’anya yang membuat penulis semangat menyelesaikan laporan ini.

9. Segenap staff Humas PT Jasa Marga (Persero) ; Ibu Nike, Ibu Ning, Bpk. Iman, Bpk. Jamal, Bpk. Yudha, Bpk. Dede. Terimakasih atas segala informasi, bimbingan dan keramahannya kepada penulis selama melakukan KKP.

10. My Best Friend ; Dian,Cory, Rani, Yuli, terimakasih untuk kebersamaannya dan pinjemnnya,maksih yaaa….
Dan semua teman Fikom UIEU angkatan 2005 yang tidak penulis sebutkan satu persatu.




Jakarta, Januari 2009


Penulis



BAB I
PENDAHULUAN


I.1. Latar Belakang

Peranan Hubungan Masyarakat (Humas) atau Public Relations sangat dibutuhkan oleh hampir semua bentuk organisasi atau lembaga, baik profit maupun non profit, dari Perusahaan atau Industri, organisasi profesi, institusi sampai Pemerintah.

Secara garis besar peran Humas adalah komunikator sebuah organisasi atau perusahaan, baik kepada publik internal maupun publik eksternal. Bagi sebuah Perusahaan, Humas sangat diperlukan untuk menjalin hubungan melalui komunikasi dengan para stakeholdernya ataupun untuk mengkomunikasikan visi, misi, tujuan, dan program Perusahaan kepada publik. Karena itu Humas merupakan salah satu ujung tombak dari organisasi atau perusahaan untuk bersaing dalam era globalisasi ini.

PT Jasa Marga (Persero) adalah Perusahaan yang melayani jasa Jalan Tol yang bergerak dalam kegiatan usaha jalan tol (merencanakan, membangun, mengoperasikan, memelihara jalan tol dan sarana kelengkapannya) tentunya memiliki publik internal (orang-orang yang berada dalam ruang lingkup Perusahaan seperti pimpinan, karyawan, dan para pemegang saham) dan publik eksternal (orang-orang yang berada di luar ruang lingkup Perusahaan seperti investor, pemegang saham, pelanggan, dan masyarakat). Kedua publik ini harus dijaga dengan baik agar terciptanya hubungan yang harmonis antara Perusahaan dan stakeholdernya.

Selain membina hubungan yang baik dengan publik, membina hubungan baik dengan media massa pun merupakan salah satu tugas utama dari Public Relations PT Jasa Marga (Persero), karena media relations merupakan alat pendukung untuk kepentingan proses publikasi tentang berbagai program kerja, kegiatan dan kebijaksanaan organisasi demi kelancaran aktifitas komunikasi oleh Public Relations dengan pihak publik sasarannya. Selain itu, media relations dapat berperan sebagai media saluran dalam penyampaian pesan dan upaya peningkatan pengenalan serta menciptakan citra positif bagi Perusahaan.

Dalam bagian Humas PT Jasa Marga (Persero), media relations ditujukkan untuk komunikasi internal dan komunikasi eksternal Perusahaan. Komunikasi internal diwujudkan dengan adanya media internal seperti Berita Jalan Tol (Majalah), Leaflet, Buletin, Spanduk, Klipping, Analisa Berita, Rekapitulasi Berita Harian, dan Pembuatan Visual Communication yang bertugas mengembangkan program komunikasi Perusahaan, seperti pembentukan image Perusahaan melalui Corporate Indentity. Sedangkan komunikasi eksternalnya yaitu Press Relations (Press Release, Press Tour, Press Conference) dan komplain pengguna jalan tol.

PT Jasa Marga (Persero) sangat menjaga hubungan baik dengan pers, salah satu yang dilakukan dengan pembuatan Press Release yang dikirim kepada media massa. Dalam buku Dasar-dasar Public Relations (2002;54) dijelaskan “Press Release adalah informasi dalam bentuk berita yang dibuat oleh Public Relations (Humas) suatu organisasi atau perusahaan yang disampaikan kepada pengelola pers atau redaksi media massa (tv, radio, surat kabar, majalah) untuk dipublikasikan dalam media massa tersebut.”
Press Release biasanya berupa lembaran siaran berita untuk dibagikan kepada wartawan atau media massa yang berisi fakta-fakta yang tengah terjadi diseputar PT Jasa Marga (Persero), anak Cabang maupun stakeholdernya dan diakhiri dengan evaluasi terhadap semua pemberitaan tersebut.

Dengan melaksanakan aktivitas tersebut Humas Jasa Marga sangat menyadari bahwa dengan palayanan informasi yang baik terhadap pers atau media massa dapat membuat hal-hal yang ingin tersampaikan dengan baik pula kepada masyarakat.
Berdasarkan latar belakang diatas, maka penulis akan membahas :
“PROSES PEMBUATAN PRESS RELEASE OLEH HUMAS KANTOR PUSAT PT. JASA MARGA (PERSERO)”
yang diperoleh dengan melakukan Kuliah Kerja Praktek (KKP) di PT Jasa Marga (Persero).

I.2. Tujuan Praktek Kerja Lapangan

Tujuan penulis melakukan Praktek Kerja Lapangan (PKL) yaitu :
1. Untuk memenuhi kewajiban Mata Kuliah Praktek Kerja Lapangan (PKL).
2. Sebagai salah satu syarat dalam menyelesaikan studi di Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Indonusa Esa Unggul.
3. Mengaplikasikan teori yang telah didapat selama masa perkuliahan.
4. Untuk mengetahui aktivitas kegiatan Humas PT Jasa Marga (Persero).
5. Untuk mengetahui bagaimana proses pembuatan Press Release pada PT Jasa Marga (Persero).

I.3. Manfaat Praktek Kerja Lapangan (PKL)

Manfaat teoritis yaitu sebagai tambahan ilmu pada konsep pembuatan Press Release sampai dengan pengevaluasian dan mengetahui kegiatan serta fungsi Humas PT Jasa Marga (Persero).

Sedangkan manfaat praktisnya yaitu sebagai bahan evaluasi bagi Perusahaan pada umumnya dan dinas Humas lainnya.

I.4. Lokasi dan Waktu Pelaksanaan Praktek Kerja Lapangan (PKL)

Praktek Kerja Lapangan ini dilaksanakan pada bagian Humas kantor pusat PT Jasa Marga (Persero) Tbk. Yang beralamat :

Kantor Pusat PT Jasa Marga (Persero) Tbk.
Plaza Tol Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta – 13550
Telp. (021) 841 3630
Fax. (021) 841 3540
Website : http//www.jasamarga.com

Dilaksanakan setiap hari Senin – Jum’at pada jam kerja (08:00 – 16:00). Dilakukan selama satu bulan, dimulai pada tanggal 5 November – 5 Desember 2008.







BAB II
TINJAUAN PUSTAKA


II.1. Pengertian Public Relations

“Pada dasarnya Humas (Hubungan Masyarakat) merupakan bidang atau fungsi tertentu yang diperlukan oleh setiap organisasi, baik itu organisasi yang bersifat komersial (Perusahaan) maupun organisasi yang nonkomersial. Kebutuhan akan kehadiran Humas tidak bisa dicegah, terlepas dari kita menyukainya atau tidak karena Humas merupakan salah satu elemen yang menentukan kelangsungan suatu organisasi secara positif. Arti penting Humas sebagai sumber informasi terpercaya kian terasa pada era-globalisasi seperti saat ini.” (Linggar Anggoro.2001;1).

The British Instituteof Public Relations (IPR) mendefinisikan “Public Relations sebagai keseluruhan upaya yang terencana dan berkesinambungan untuk menciptakan dan memelihara saling pengertian antara suatu organisasi dengan segenap khalayaknya.” (Dasar-dasar PR.2003;31).

II.2. Media Relations

Menurut Yosal Iriantara dalam bukunya Media Relations (2005;32), “Media Relations merupakan bagian dari PR eksternal yang membina dan mengembangkan hubungan baik dengan media massa sebagai sarana komunikasi antara organisasi dan publiknya untuk mencapai tujuan organisasi.”

Dari sisi organisasi, membina dan mengembangkan hubungan baik dengan media massa itu paling tidak berarti memenuhi dan menanggapi kebutuhan dan kepentingan media massa terhadap organisasi tersebut. Karena watak komunikasi dalam PR adalah dua arah, maka praktik media relations pun bukan hanya mengkomunikasikan keluar organisasi melainkan juga menjadi komunikan yang baik dari apa yang dikomunikasikan dari luar organisasi.

Secara sederhana, bila digambarkan arus komunikasi dalam praktik media relations itu akan muncul seperti berikut :

Bagan 2.1 Arus komunikasi dalam Media Relations







Sumber : Iriantara (2005;31)

“Gambar tersebut menunjukkan, organisasi menyampaikan informasi, gagasan atau citra melalui media massa kepada public. Sedangkan public, bisa menyampaikan aspirasi, harapan, keinginan atau informasi melalui media massa pada organisasi. Namun public juga bisa menyampaikan secara langsung melalui saluran komunikasi yang tersedia antara public dan organisasi. Saluran tersebut bisa berupa saluran komunikasi formal, seperti layanan bebas pulsa yang disediakan customer service organisasi bisa juga melalui saluran informal melalui kontak komunikasi langsung dengan staf organisasi dalam kesempatan yang informal pula.” (Iriantara, 2005;32).

Salah satu kegiatan media relations adalah berhubungan dengan pers (press relations) yakni membina hubungan baik dengan kalangan pers yang mengelola media cetak (surat kabar/majalah) dan media elektronik (tv/radio).

Menurut Jefkins dalam Dasar-dasar PR (2002;122), mengenai hubungan pers adalah “untuk memperoleh pemuatan atau penyiaran secara maksimal tentang informasi PR yang disampaikan untuk memberikan pengetahuan dan menciptakan pengertian publiknya.”
Menurut Soemirat (2002;128), dalam upaya membina hubungan pers, maka PR akan melakukan berbagai kegiatan yang bersentuhan dengan pers antara lain :

1) Konferensi Pers, temu pers atau jumpa pers yaitu diberikan secara simultan/berbarengan oleh seseorang pejabat pemerintah atau swasta kepada sekelompok wartawan, bahkan bisa ratusan wartawan sekaligus. Misalnya Presiden, Raja, Menteri, Gubernur dan Direktur atau Penguasa ternama.

2) Press Breafing yaitu diselenggarakan secara regular oleh seorang pejabat PR. Dalam kegiatan ini disampaikan informasi-informasi mengenai kegiatan yang baru terjadi pada pers, juga diadakan tanggapan atau pertanyaan bila wartawan belum puas dan menginginkan keterangan lebih rinci.

3) Press Tour yaitu diselenggarakan oleh suatu Perusahaan atau lembaga untuk mengunjungi daerah tertentu dan merekapun (pers) diajak menikmati objek wisata yang menarik.

4) Press Release atau siaran pers sebagai publisitas yaitu media yang banyak digunakan dalam kegiatan kehumasan karena dapat menyebarkan berita. Istilah Press Relations mempunyai pengertian yang luas, tidak hanya berkenaan dengan media cetak (surat kabar dan majalah), tetapi mencakup media elektronik (radio dan televisi). Di negara lain istilah Press Relaese disebut New Release yang dikirimkan ke media massa dengan harapan dapat disebarluaskan sebagai berita. (Effendy.1992;159).

5) Special Event yaitu peristiwa khusus sebagai suatu kegiatan PR yang penting dan memuaskan banyak orang untuk ikut serta dalam suatu kesempatan, mampu meningkatkan pengetahuan dan memenuhi selera publik. Seperti peresmian gedung, peringatan ulang tahun perusahaan. Kegiatan ini biasanya mengundang pers untuk meliputnya.
6) Press Luncheon yaitu pejabat PR mengadakan jamuan makan siang bagi para wakil media massa atau wartawan, sehingga pada kesempatan ini pihak pers bisa bertemu dengan top manajemen perusahaan atau lembaga guna mendengarkan perkembangan perusahaan atau lembaga tersebut.

7) Wawancara Pers yaitu sifatnya lebih pribadi, lebih individual. PR atau top manajemen yang diwawancarai hanya berhadapan dengan wartawan yang bersangkutan.

II.3. Press Release

Menurut Kriyantono (2008;131), “Press Release bisa disebut release/rillis adalah sebuah berita atau informasi yang disusun oleh sebuah organisasi yang menggambarkan kegiatannya (a piece of news written by the organization whos activities it describes).”

Sedangkan menurut Soemirat (2002:54), “Press Release adalah informasi dalam bentuk berita yang dibuat oleh Public Relations (Humas) suatu organisasi atau perusahaan yang disampaikan kepada pengelola pers atau redaksi media massa (tv, radio, surat kabar, majalah) untuk dipublikasikan dalam media massa tersebut.”

Jadi, pada dasarnya Press Release merupakan berita tentang peruasahaan (individu, kegiatan, pelayanan atau produk). Berita tersebut dikirimkan atau disiarkan ke media (pers), sehingga disebut juga siaran pers atau News Realese.

Siaran pers ini pun memiliki fungsi yang sama dengan fungsi media massa. Karena
itulah, sebuah siaran pers yang baik adalah siaran pers yang memiliki unsur-unsur jurnalistik sehingga menarik untuk dibaca.

Siaran pers biasanya hanya berupa lembaran siaran berita yang dibagikan kepada para wartawan atau media massa, baik melalui kurir maupun lewat faksimili ke kantor media yang dituju.

Frenk Jefkins dalam media relations (2008;80) memberikan pengertian yang lebih luas
mengenai siaran berita. Menurutnya,
“siaran berita tidak terbatas pada penulisan dalam bentuk lembaran siaran pers, tetapi bisa juga dalam bentuk artikel-artikel atau foto-foto captions yang memiliki nilai berita yang tinggi. Misalanya foto pembangunan menara berbentuk unik, foto hasil karya seniman terkenal yang menjadi hiasan utama gedung perkantoran, arsitektur indah perusahaan, pembuatan kue raksasa, dan lain-lainnya.”

Artikel yang ditulis oleh PR bisa dalam bentuk reportase atau profil karyawan berprestasi, profil organisasi yang berprestasi, artikel feature yang mengenai pameran, kisah unik karyawan perusahaan, hobi langka pimpinan dan lain-lain.
Dari pengertian diatas, penulis menyimpulkan bahwa siaran pers tentu saja tidak hanya dapat dikirimkan ke media massa, melainkan diharapkan dapat dipublikasikan. Prestasi bagi seorang PR adalah bila, siaran pers yang dibuatnya dapat dipublikasikan ke media yang menjadi target khalayak organisasi. Untuk itu maka persyaratan siaran berita adalah harus menyajikan suatu kisah yang bermutu seperti yang biasa ditulis oleh para jurnalis. Informasinya harus jelas, sesuai kenyataan, serta menaati kaidah penulisan yang baik.

II.3.1. Jenis-jenis Press Release

Thomas Bivins berpendapat dalam buku Public Relations Writing (2008;140) terdapat tiga jenis press release yang berdasarkan kepada penekanan topic (key-issue) yang ditampilkan, yaitu :

1) Basic Publicity Release
Topic press-release jenis ini adalah segala informasi yang dinilai mengandung nilai berita bagi media massa. Praktisi PR harus pandai dalam membuat berita, dengan cara membuat event-event yan menarik. Misalnya, ketika terjadi peristiwa banjir lumpur panas Lapindo Sidoarjo atau banjir besar yang melanda Jakarta, perusahaan menggelar acara bagi-bagi selimut dan obat-obatan untuk para pengungsi.


2) Product Release
Press Release ini berisi informasi tentang produk perusaaan, misalnya peluncuran produk baru, perubahan nama produk dan lainnya.

3) Financial Release
Tidak semua perusahaan menganggap penting informasi jenis ini. Informasi keuangan biasanya dianggap tabu untuk menjadi konsumsi umum. Sekarang, bukan hanya pemegang saham yang berhak atas informasi ini, tetapi publik pun juga berhak disodori informasi keuangan.


II.3.2. Teknik Menulis Press Release

Menurut Kriyantono (2008;142), dalam menulis Press Release diperlukan teknik-teknik praktis yang harus dikelola dengan sebaik mungkin. Tetapi sebelum menulis release, PR disarankan mempertimbangkan hal-hal sebagai berikut :

a) Mengapa peristiwa ini layak disampaikan (why is this important ?)
b) Apa materi pokok informasi (what are the main points ?)
c) Apakah informasinya dapat di cek ? Apakah tersedia data pendukung ? (what research is there to back up informations ? Can it be checked easily if reporters ask to do so ?)
d) Siapa yang berwenang untuk dikutip sebagai sumber berita (who can be quoted as an authority on the topic ?)
e) Apakah memerlukan backgrounders atau fact sheet (is a fact sheet needed for additional information ?)

Teknik-teknik menulis realese yang baik menurut Kriyantono (2008:142-148) adalah sebagai berikut :

1) Menentukan suatu tema (key-issue atau news values)
2) Buat sesuai piramida terbalik
3) Release harus informative
4) Hindari pesan-pesan menjual
5) Paragraf singkat
6) Format : Jangan ditulis tangan
7) Identifikasi
8) Tanggal release
9) Waktu pengiriman
10) Pilih media pengiriman yang tepat
11) Pilih asesori yang menarik
12) Undang media
13) Tulis ekslusif
14) Beri tanda diakhir release
15) Jangan salah ketik
16) Pertimbangkan rumus tujuh unsure :
- Subject (subjek) - Organizations (organisasi)
- Location (lokasi) - Advantages (keunggulan)
- Application (penerapan) - Details (rincian)
- Source(sumber)

Dalam buku Soemirat (2002;60-61), Frenk Jeffkins (Essential of Public Relations) mengemukakan The Seven Points Formula dalam pembuatan Press Release yaitu unsur-unsur yang harus ditulis dalam sebuah Press Release atau News Release. Unsur-unsur itu disingkat SOLAADS,:
Subject : Apa yang diungkapkan (ide pokok) dalam News Release?
Organizations : Apa nama organisasi atau perusahaan pengirim News Release ?
Locations : Dimana kegiatan yang diberikan itu berlangsung ?
Advantages : Apakah ada sesuatu yang baru diungkapkan, apakah keuntungan atau manfaat yang diperoleh darinya ?
Applications : Apa kegunannya ? Siapa penggunanya ?
Details : Apa yang menjadi spesifikasi atau detail dari informasi tersebut.
Source : Sumber pengirim News Release yakni alamat yang dapat dihubungi untuk mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai contoh barang, daftar harga, alamat “show room” dan sebagainya.

Susunan Berita Jurnalistik menurut Andi Basso Mappatoto dalam buku Media Relations (2008;90-91), mengikuti struktur segi tiga atau Piramida Terbalik, yaitu :




Bagan 2.2 : Piramida Terbalik
Baris tanggal/dateline/creditiline


Baris tanggal/dateline/creditiline

Teras/lead/intro ke-1

Teras/lead/intro ke-2

Penjabaran Teras/
Lead

Latar
Berita

Rangkuman



Sumber : Media Relations,2008:91

Judul : Berfungsi sebagai etalase berita. Sebaiknya bahasanya jernih dan tidak menimbulkan pengertian ganda. Judul adalah perasan atau sari berita.

Baris tanggal : Adalah ruang untuk menunjukkan tempat berita dibuat dan tanggal pembuatan berita. Sebaris dengan tanggal adalah creditline yang menunjukkan jati diri media.

Teras lead/intro : Alinea pertama dari berita disebut pusat perhatian maksimal atau teras, atau lead, atau intro dari berita yang dapat disarikan untuk dijadikan judul berita.

Isi teras terdiri atas dua hal, sebagai berikut :
1. Jawaban 5W + 1H. Jika menjawab semua unsur disebut teras atau lead atau intro formal.

2. Jawaban 2 atau tiga unsur 5W + 1H disebut teras informal.

Dari hasil yang didapat penulis selama menjalani praktek kerja lapangan ini, dalam pembuatan pers release diperlukan data atau fakta yang menarik yang terkait dengan adanya salah satu unsur berita. Selain itu, penyampian release hendaknya segera, atau tidak mengalami penundaan setelah adanya peristiwa, baik yang berkaitan dengan musibah atau peristiwa-peristiwa lainnya.

Press Release juga bisa dilakukan untuk menyampaikan isu tertentu yang diharapkan memperoleh reaksi dari masyarakat banyak. Isu ini dimaksudkan untuk mengetahui umpan balik masyarakat terkait dengan pendapat atau opini masyarakat. Apakah mereka menerima kebijakan organisasi atau tidak ?

Jadi, bila masyarakat menolak, maka akan diketahui alasan penolakannya, sehingga perusahaan akan bisa melakukan perbaikan sesuai dengan harapan dan kebutuhan masyarakat pada umumnya.

II.3.3. Format Standar Press Release

Menurut Bivins dalam buku Soemirat (2002;60), mengemukakan format standar Press Release berdasarkan konvensi para praktisi PR yang tergabung dalam suatu asosiasi sebagai berikut :
1) Tipe penulisan Press Release harus jelas, ditulis di kertas surat tanpa hiasan di pinggir kertasnya.

2) Margin adalah satu untuk satu dan setengah inci untuk semua bagian.

3) Alamat pengirim diletakkan di sudut kiri atas halaman utama. Ditandai dengan blok termasuk alamat lengkap, nama kontak person (orang yang bisa dihubungi) biasanya orang yang menulis Press Release, dan nomor telepon, nomor telepon hotline yang bisa dihubungi kapan saja (termasuk malam hari). Perlu diingat bahwa redaksi ingin memuat Press Release Anda dan meminta informasi lebih lanjut. Bila susah dihubungi, Press Release itu akan masuk keranjang sampah.

4) Tanggal release tertera di margin kanan, sedikit lebih ke bawah dibandingkan margin bawah alamat yang diblok. Bagian ini memberikan kepastian informasi bagi redaksi dan waktu yang tepat untuk pemuatannya.

5) Penulisan judul ditulis dalam satu spasi dan digarisbawahi.

6) Tubuh atau uraian Press Release ditulis dalam dua spasi.

7) Jika lebih dari satu halaman, Press Release dibawah halaman dalam more (lagi-lagi) diletakkan dalam kurung atau tanda garis pisah.

8) Halaman-halaman berikutnya ditandai dengan slug-line (kode) diikuti beberapa garis pemisah. Nomor halaman pada kiri atas.

9) Akhir dari suatu tulisan Press Release ditandai dengan beberapa cara misalnya membubuhkan kata “end” (tamat) atau angka “-30-“ atau symbol ##### (Bivins, 1991:45-45).


II.3.4. Hal-hal Penting dalam Penulisan dan Pengiriman Press Release

Dalam buku Press Relations karangan Aceng Abdullah (1999;83-84), terdapat hal-hal penting yang harus diperhatikan dalam penulisan Press Release, yaitu :

1. Tulislah siaran pers dengan ringkas dan padat. Jangan memanja-manjakan isi siaran pers. Sebaliknya, jangan terlalu pendek (misalnya hanya setengah halaman).

2. Usahakan siaran pers kita mengandung unsur 5W + 1H, yaitu What, When, Where, Who, Who, dan How. Artinya apa, kapan, dan dimana kegiatan yang dilakukan itu. Siapa yang hadir sasaran kegiatan. Apa (mengapa) kegiatan itu dilakukan dan bagaimana pelaksanaannya.

3. Jika diperlukan, sertakan pula ilustrasi foto, gambara tabel data atau grafik.

4. Tulislah siaran pers tadi pada kertas yang berkop-surat sehingga siaran pers tadi benar-benar resmi.

5. Cantumkan nama pejabat yang paling berwenang untuk menyiarkan siaran pers ini, misalnya dari kepala atau manager Humas, serta menandatangani siaran pers tadi sehingga isinya bisa dipertanggung jawabkan.

6. Jika siaran pers tadi berasal dari individu, misalnya dari seorang artis, pakar, anggota legislatif, atlit, atau masyarakat biasa. Lampirkan foto copy identitas dan menandatangani siaran pers tadi.

7. Untuk memperkaya data dan kedalaman siaran pers, lampirkan pula bahan-bahan tertulis yang berhubungan dengan masalah atau kegiatan yang diinformasikan. Misalnya, naskah pidato, makalah, atau data tertulis lainnya. Seorang artis penyanyi bisa pula mengirimkan contoh kaset barunya. Penerbit buku mengirimkan buku barunya, atau perusahaan melampirkan produk barunya.

Sedangkan hal-hal yang harus diperhatikan dalam pengiriman Press Release (Aceng Abdullah, 1993;84) adalah :

1. Kirimkan secepat mungkin. Artinya, jika kegiatan berlangsung hari itu, kirimkan pada hari itu juga. Jangan menunda hingga esok harinya, kecuali jika pelaksanaannya adalah malam hari.
2. Jika pengirim siaran pers sudah mengenal nama wartawan sesuai bidangnya, tujukanlah pada wartawan tadi.
3. Pengiriman bisa pula melalui faksimili.
4. Jika melampirkan foto atau cetakan berwarna atau contoh produk, lebih baik melalui kurir.
5. Konfirmasikan kembali lewat telepon, apakah siaran pers tadi sudah diterima atau belum. Sebab, adakalanya tidak sampai pada alamat yang dituju, atau cetakan pada faksimili ternyata amat sulit untuk dibaca.

Bagan 2.3 Layout Press Release

Press Release


PT Jasa Marga (Persero)




ADUH...
MAAF YA, lAYOUTNYA ngga bisa diTampilkan...



Sumber : Gambar 5.4 pada Public Relations Writing.2008:149




BAB III
GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN



III.1. Sejarah PT Jasa Marga (Persero)

PT Jasa Marga (Persero) didirikan tahun 1978 sebagai BUMN mewakili peran pemerintah dalam pembangunan infrastruktur, khususnya jalan tol. Fungsi jalan tol dalam membangun perekonomian wilayah yang sudah dirasakan manfaatnya oleh seluruh lapisan masyarakat baik itu naspek percepatan arus barang maupun jasa.

Dengan diterbitkannya UU No. 38 Tahun 2004 tentang jalan, peran PT Jasa Marga (Persero) yang semula adalah sebagai regulator dan juga investor/operator berubah menjadi investor/operator saja, sebagaimana perusahaan jalan tol lainnya di Indonesia. Penyelenggaraan jalan tol dibiayai oleh para pengguna jalan melalui pembayaran tarif tol, yang pembangunannya didanai terlebih dahulu oleh investor.

Tahun 1973, pemerintah mulai membangun jalan bebas hambatan pertama yang menghubungkan Jakarta dengan Bogor. Ketika jalan tersebut selesai dibangun, tahun 1978, pemerintah memikirkan agar biaya pengoperasian dan pemeliharaan ruas jalan tersebut dapat dilakukan mandiri tanpa membebani anggaaran pemerintah.

Pada tanggal 9 Maret 1978 Presiden Soeharto meresmikan jalan tol tersebut sebagai jalan tol pertama di Indonesia yang diberi nama Jagorawi. Saat diresmikan jalan tol tersebut baru ruas Jakarta – Citeureup dengan karyawan 200 orang. Saat ini Jasa Marga mengoperasikan 80% atau 527,15 km dari 665,70 km jalan tol yang beroperasi di Indonesia.

Jasa Marga telah menjadi perusahaan terbuka dan tercatat di Bursa Efek Indonesia sejak pemerintahan melepas 30% sahamnya kepada masyarakat pada tanggal 12 November 2007. Sampai saat ini Jasa Marga telah membangun dan mengoperasikan 13 (tiga belas) ruas Jalan Tol yang dikelola oleh 9 (sembilan) kantor Cabang dan 1 (satu) ruas Anak Perusahaan yaitu PT Jalan Tol Lingkar Luar Jakarta (JLJ) seluruhnya mencapai panjang 496 km.

Konsesi yang dimiliki perusahan saat ini mayoritas akan berkahir pada tahun 2044 untuk 13 ruas yang saat ini telah dioperasikan, tahu 2051 untuk tiga ruas baru yaitu Bogor Ring Road (11km), Semarang – Solo (76km), dan Gempol – Pasuruan (32km) dan tahun 2042 untuk dua ruas bagian JORR 2 yaitu Cengkareng – Kunciran, Kunciran – Serpong. Ruas-ruas baru tersebut akan terkoneksi dengan jalan tol Jasa Marga yang sudah dioperasikan.

Selama 30 tahun keberadaan Jalan Tol di Indonesia Jasa Marga terbukti dan berpengalaman dalam membangun dan mengoperasikan Jalan Tol di Indonesia. Dimulai dari Jalan Tol Jagorawi tahun 1978 dan hingga yang terakhir Jalan Tol Cipularang tahun 2003 serta JORR ruas Jatiasih – Cikunir pada tahun 2007.

Lokasi-lokasi Jalan Tol yang dimiliki oleh Jasa Marga terletak di kota-kota besar yang mempunyai perkembangan perekonomian yang tinggi dan memerlukan infrastruktur jalan bebas hambatan.

Sebagai perusahaan infrastruktur penyedia Jalan Tol, keberadaan Jasa Marga sangat dibutuhkan oleh masayarakat luas. Pertumbuhan penjualan kendaraan yang tinggi serta kebijakan otoritas pengatur Jalan Tol yang semakin kondusif akan membuat posisi Jasa Marga semakin kuat dalam industri Jalan Tol di Indonesia.

Selain Jasa Marga ada 5 (lima) operator Jalan Tol lainnya yang mengelola Jalan Tol di Indonesia, yaitu PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk (CMNP, PT Marga Mandala Sakti (MMS), PT Marga Bumi Martaraya (MBMR), PT Bosowa Marga Nusantara (BMN), dan Bumi Serpong Damai (BSD).

Saat ini Jasa Marga juga mengembangkan usaha pengelolaan Jalan Tol di tingkat Internasional yaitu :

1) Kerjasama pemberian jasa teknik dalam manajemen pengumpulan tol, manajemen lalulintas, dan manajemen pemeliharaan, atas pengelolaan dan pengoperasian Jalan Tol Jembatan Jamuna Bangladesh selama 5 tahun (April 2004 – April 2009).

2) Kerjasama pemberian jasa teknik dalam persiapan pembangunan infrastruktur di Ne Kolkata India. Kerjasama ini akn berlangsung selama 5,5 tahun dimulai sejak Januari 2008 sampai dengan Januari 2013.


III.2. Visi, Misi dan Strategi Perusahaan

1. Visi Perusahaan adalah menjadi Perusahaan modern dalam bidang pengembangan dan pengoperasian jalan tol, menjadi pemimpin (leader) dalam industri jalan tol dengan mengoperasikan jalan tol di Indonesia, serta memiliki daya saing yang tinggi di tingkat Nasional dan Regional.

2. Misi Perusahaan adalah menambah Jalan Tol secara berkelanjutan, sehingga perusahaan menguasai paling sediikit 50% panjang Jalan Tol di Indonesia dan usaha terkait lainnya, dengan memaksimalkan pemanfaatan potensi keuangan perusahaan, serta meningkatkan mutu dan efisiensi jasa pelayanan tol melalui penggunaan teknologi yang optimal dan penerapan kaidah-kaidah manajemen perusahaan modern tata kelola yang baik.

3. Strategi Pokok

a. Sasarannya yang ingin dicapai adalah :
1. Perusahaan menjadi Toll Road Developer & Operation/Maintenance Service Company.
2. Mengoperasikan lebih dari 50% dari total jalan tol di Indonesia.
3. Menjadi tolok ukur (benchmark) bagi operator-operator lain di Indonesia.

b. Untuk itu perusahaan perlu memiliki daya saing yang tinggi dengan meningkatkan :
1. Efisiensi melalui peningkatan produktifitas.
2. Kualitas pelayanan : aman, nyaman, dan lancar.
3. Kualitas SDM yang memiliki pengetahuan dan keterampilan tinggi.

c. Selanjutnya perusahaan akan tumbuh dan berkembang malelui :
1. Pembangunan jalan tol baru dengan memanfaatkan jalan tol yang telah beroperasi sebagai salah satu sumber pendanan.
2. Menegembangkan usaha lain dengan memanfaatka peluang-peluang baik intangibel maupun tangibel yang ada sepanjang koridor jalan tol, atau dalam industrinya.
3. Kualitas SDM yang memiliki pengetahuan dan keterampilan tinggi.


III.3. Corporate Date

Nama Perusahaan : PT Jasa Marga (Persero)

Status Usaha : BUMN (Badan Usaha Milik Negara)

Alamat : PT Jasa Marga (Persero) Tbk.
Plaza Tol Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta 13550
Telp. (021) 8413 630, 8413 526
Fax. (021) 8413 540
www.jasamarga.com

Kantor Cabang : - Cabang Jagorawi
- Cab. Jakarta – Tangerang
- Cab. Cawang Tomang Cengkareng
- Cab. Surabaya – Gempol
- Cab. Jakarta – Ciakmpek
- Cab. Purbaleunyi
- Cab. Semarang
- Cab. Belmera
- Cab. Palikanci

Anak Perusahaan : PT Jalan Tol Lingkar Luar Jakarta (JLJ)



III.4. Logo Perusahaan





Keterangan :
1. Logo ditampilkan dalam bentuk rounded/bola dengan efek 3D (tiga dimensi) dan image yang ingin dicapai lebih modern, simple, efisien, dan lebih efektif, berorientasi pada teknologi baru dan menjawab tantangan persaingan industri global.
2. Bentuk dasar logo baru Jasa Marga diambil dari Icon logo lama Jasa Marga yang sudah sangat dikenal yang berbentuk huruf ”J” dan juga merupakan simbol simpang susun jalan tol, diolah dan ditampilkan menjadi lebih modern dan elegan.
3. Indonesia Highway Corp.. dalah kependekan dari Indonesia Highway Corporatama, sesuai dengan Anggaran Dasar Perusahaan .
4. Nama Perusahaan ditulis dengan font yang memiliki sudut dan kelengkungan fleksibel, mencerminkan perusahaan yang selalu beradaptasi dengan perkembangan zaman.
Warna
Warna logo tetap menggunakan warna dasar korporasi yaitu Biru dan Kuning yang mencerminkan konsistensi dan kesinambungan.


III.5. Struktur Organisasi Kantor Pusat PT Jasa Marga (Persero) Tbk.


Penjabaran Struktur Organisasi PT Jasa Marga (Persero) sebagai berikut :
Direksi bertugas dan bertanggung jawab dalam memimpin Perusahaan sesuai dengan tujuan Perusahaan dan senantiasa berusaha meningkatkan efisiensi dan efektivitas Perusahaan serta menguasai, memelihara dan mengurus kekayaan Perusahaan, yang terdiri dari :

DIREKTUR UTAMA
Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) adalah Ir. Frans S. Sunito yang merupakan Pimpinan Perusahaan tertinggi yang bertanggung jawab atas jalannya Perusahaan secara keseluruhan.

Direktur lainnya terdiri dari :
• Direktur Keuangan (Ir. Reynaldi Hermansjah), yang bertanggung jawab atas jalannya Perusahaan khususnya dalam hal perencanaan Perusahaan, pengelolaan dan pengendalian keuangan Perusahaan, termasuk pengelolaan teknologi informasi Perusahan. Dir. Keuangan mempunyai 3 (tiga) bawahan langsung yaitu :
1. Biro Perencanaan Perusahaan
2. Biro Keuangan dan Akuntansi
3. Biro Teknologi Informasi Perusahaan.

• Direktur Pengembangan dan Niaga (Ir. Abdul Hadi Hs., MM), bertanggung jawab atas jalannya Perusahaan khususnya dalam hal pengelolan dan pengendalian kegiatan investasi, pemanfaatan potensi-potensi usaha Perusahaan lainnya dan mengendalikan kegiatan jalan tol yang dilakukan Perusahaan sendiri atau dengan mitra usaha

• Direktur Operasi (Ir. Sarwono Oetomo), bertanggung jawab atas jalannya Perusahaan khususnya dalam hal pengelolaan dan pengendalian kegiatan pengoperasian dan pemeliharaan jalan tol, termasuk kegiatan pengendalian atas pengoperasian dan pemeliharaan jalan tol yang dilaksanakan oleh mitra usaha. Mempunyai bawahan langsung yaitu
1. Divisi Manajemen Operasi
2. Divisi Pemeliharaan
• Direktur Sumber Daya Manusia (Ir. Achmad Purwono, MBA), yang bertanggung jawab atas jalannya Perusahaan khususnya dalam hal pengelolaan dan pengendalian Sumber Daya Manusia, hukum dan pengelolan aktifitas umum. Dir. SDM mempunyai 3 (tiga) bawahan langsung yaitu :
1. Biro Manajemen Sumber Daya Manusia
2. Biro HUkum
3. Biro Umum dan Logistik


III.6. Struktur Organisasi Sekretaris Perusahaan PT Jasa Marga (Persero)


Sekretaris Perusahaan (Ibu Okke Merlina) Jasa Marga berada dibawah naungan Direksi melalui Direktur Operasi, fungsi pokok dari Sek. Per. Yaitu menyelenggarakan kegiatan hubungna baik dengan para investor , industri pasar modal dan stakeholder Perusahaan, merencanakan, melaksanakan dan mengendalikan administrasi Pimpinan Perusahaan serta memberikan informasi kepada para investor dan industri pasar modal agar citra Perusahaan dapat berkembang dengan baik dan terciptanya arus informasi positif kepada seluruh stakeholder baik internal maupun eksternal Perusahaan.
Membawahi 3 (tiga) bagian langsung, yaitu :

1. Ka. Bag. Hubungan Investor , mempunyai fungsi pokok yang sama dengan Sekretaris Perusahaan dan bertanggung jawab untuk membina hubungan yang harmonis antara Perusahaan dengan investor, industri pasar modal dan pihak-pihak yang berkepentingan lainnya.
Bawahan langsung dari Hubungan Investor adalah Ka. Sub. Bag. Data dan Pelaporan serta para stafnya yang memounyai tugas dan wewenang masing-masing.

2. Ka. Bag. Tata Usaha Pimpinan Perusahaan, fungsi pokoknya adalah melaksanakan kegiatan pengelolaan tata usaha dan administrasi, serta keprotokoleran Pimpinan Perusahaan.
Bawahan langsungnya yaitu Ka. Sub. Bag. Kesekretariatan dan para stafnya yang mempunyai tugas dan wewenang masing-masing.
3. Ka. Bag. Hubungan Masyarakat, mempunyai fungsi poko melaksanakan kegiatan pengelolaan informasi dan komunikasi Perusahaan, membangun efektif dengan lingkungan internal dan eksernal Perusahaan, agar citra Perusahaan dapat berkembang dengan baik, serta tercipta arus informasi positif kepada seluruh Stakeholder baik internal maupun eksternal Perusahaan.

Bawahan langsungnya yaitu Ka. Sub. Bag. Penerangan dan para stafnya yang memiliki wewenang masing-masing.


BAB IV
PEMBAHASAN


IV.1. Humas PT. Jasa Marga

Fungsi pokok Humas PT Jasa Marga (Persero) adalah melakukan kegiatan pengumpulan, pengelolaan dan penyampaian informasi yang berkaitan dengan citra Perusahaan, membangun komunikasi efektif dengan lingkungan internal dan eksternal Perusahaan, sosialisasi kebijakan Perusahaan, serta usulan alternatif risiko terhadap dampak komunikasi Perusahaan dengan para stakeholder, dengan memperhatikan ketentuan yang berlaku, agar seluruh kebijakan Pimpinan Perusahaan dapat tersosialisasikan dengan baik di lingkungan Perusahaan.

Wewenang Humas yaitu :
1) Menetapkan pola pengelolaan informasi Perusahaanm dalam rangka efektivitas penyampaian informasi kepada investor dan masyarakat;
2) Menetapkan pola komunikasi efektif dengan lingkungan internal dan eksternal Perusahaan, dalam rangka efektivitas komunikasi Perusahaan dengan lingkungan internal dan eksternal;
3) Menetapkan usulan alternatif risiko terhadap dampak komunikasi Perusahaan dengan para stakeholder, dalam rangka meminimalisasi risiko kerugian akibat kesalahan menyampaikan informasi terhadap para stakeholder;
4) Menetapkan usulan sanksi atau hukuman disiplin terhadap bawahan yang melakukan pelanggaran disiplin sesuai ketentuan yang berlaku, dalam rangka penegakkan peraturan Perusahaan.

Tanggung jawab Humas yaitu :
1) Tersedianya pola pengelolaan informasi dan komunikasi Perusahaan;
2) Terlaksananya kegiatan komunikasi efektif dengan lingkungan internal dan eksternal Perusahaan;
3) Terlaksananya sosialisasi kebijakan Perusahaan, Government Relation Officer dan Image Building;
4) Tersedianya usulan alternatif risiko terhadap dampak komunikasi Perusahaan dengan stakeholder;
5) Terlaksananya kondisi keselamatan dan kesehatan kerja di lingkungan unit kerjanya sesuai dengan ketentuan yang berlaku;
6) Terciptanya peningkatan kualitas sumber daya manusia, suasana kerja yang kondusif dan penegakkan disiplin di lingkungan unit kerjanya.


IV.2. Kegiatan Humas PT Jasa Marga (Persero)

Dalam rangka mensosialisasikan kebijakan Perusahaan berupa visi dan misi baru, kebijakan Perusahaan dalam rangka pengembangan jalan tol, serta rencana penyesuaian tariff tol dilakukan beberapa kegiatan berupa :
1) Media Relations
2) Pameran dan Public Expose
3) Iklan, Sponsorship dan Advertorial
4) Kunjungan dan rapat dengan Pendapat
5) Kepedulian Terhadap Lingkungan
6) Peristiwa Penting
7) Dokumentasi atas Aktifitas Perusahaan, Unit Kerja dan Kegiatan diluar Kedinasan.

Penjelasannya sebagai berikut :
1. Media Relations
Untuk memberikan gambaran yang utuh ke masyarkat tentang kegiatan Perusahaan maka perlu dibina komunikasi yang efektif melalui media cetak maupun elektronik.
Hal ini bisa terlaksana bila kita bisa memberikan informasi yang baik kepada wartawan sehingga melalui media cetak atau elektronik tersebut, amsyarkat dapat memeperoleh apa yang telah kita lakukan dalam penyelenggaraan jalan tol.
Pada trieulan 3 tahun 2008 (Juli-September), Humas PT Jasa Marga (Persero) telah menerbitkan 7 Press Release, 2 kali mengadkan Pers Conference serta 1 kali Pers Tour. Sedangkan pada bulan Oktober-November Press Release yang sudah diterbitkan 8 (delapan).
1.1. Press Release terdiri :
a) Akad kredit calon mitra binaan Cabang Jagorawi.
b) Pemasangan pembangkit tenaga bayu di Km 88 Jalan Tol Cipularang.
c) Penutupan ruas Tol Semanggi-Senayan guna pekerjaan girder jemabatan penyeberangan orang.
d) Pengoperasian gerbang Tol bekasi Barat.
e) Pengobatan gratis dalam rangak HUT RI ke-63.
f) Persiapan Jasa Marga dalam rangka arus mudik-balik lebaran 2009.
g) Jasa marga dan tiga Operator Tol Lain Kerja Sama E-Payment dengan Bank Mandiri.
h) Uji Coba 4 Lajur Tol ke Arah Bandara.

1.2. Pers Conference, Pers Tour dan Media Gathering :
a) Pers Conference dalam rangka pemberlakuan penyesuaian tariff tol ruas Prof. Dr. Ir. Sedyatmo.
b) Pres Tour dan Media Gathering wartawan infrastruktur dan wartawan bursa efek ke Jalan Tol Jakarta-Cikampek dan Purbaleunyi (1-2 Agustus 2008).

2. Pameran dan Public Expose
2.1. Pameran
Berkaitan dengan pengoperasian 4 jalur Tol baru di ruas tol Prof. Dr. Ir. Sedyatmo, Perusahaan mengadakan Pameran utnuk menginformasikan berita tersebut dengan mengadakan Annual Report 2007 kepada pemegangsaham.

2.2. Public Expose
Berkaitan dengan program peningkatan pelayanan di ruas Prof. Dr. Ir. Sedyatmo, guna memberikan pemahaman secara teknis tentang progress proyek penambahan lajur di ruas tol yang rawan banjir, Perusahaan mengekspos melalui pemasangan panel display pada saat kunjungan Wakil Presiden dan DPR di ruas jalantol tersebut.

3. Iklan, Sponsorship dan Advertorial
3.1. Iklan dan Sponsorship
Untuk membina hubungan dengan masyarakat terutama instansi dan lembaga-lembaga lain, Jasa Marga banyak membantu dalam bentuk sponsorship dan sumbangan dengan frekwensi 68 kali di berbagai kegiatan.

3.2. Advertorial
Pada triwulan 3 tahun 2008 (Juli-September) juga telah dipasang advertorial dengan materi kegiatan CSR dan layanan Jalan Tol :
 Trans 7 : 2 kali
 Kompas : 1 kali
 Kontan : 1 kali
 Majalah Tempo : 1 kali
 Koran Tempo : 6 kali

4. Kunjungan Rapat dan Dengar Pendapat
Selama periode triwulan 3 tahun 2008, Perusahaan dikunjungi DPR dan Rapat Dengar Pendapat Parlemen.

4.1. Kunjungan DPR
a) Kunjungan Komisi V DPR-RI ke ruas Tol Porong Jalan Tol Surabaya-Gempol (tgl. 9-11 Juli 2008).
b) Kunjungan DPRD Kabupaten Purwakarta ke Rest Area Km 88 Jalan Tol Cipularang (tgl. 9 Juli 2008).
c) Kunjungan Komisi V DPR-RI ke Jalan Tol Surabaya-Gempol dalam rangka persiapan arus mudik-bali 2008 (tgl. 21 September 2008).

4.2. Rapat Dengar Pendapat
Dalam kurun waktu Januari-Juni 2008, Direksi menghadiri Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan DPR :
a) Tgl. 15 Mei 2008 RDP dengan Komisi V DPR-RI membahas Banjir di ruas Sedyatmo dan SPM.
b) Tgl. 18 Juni 2008 RDP dengan Komisi V DPR-RI tentang rencana kenaikan tariff tol dan pemenuhan SPM.

5. Kepedulian Terhadap Lingkungan
Perusahaan juga cukup perduli terhadap lingkungan yang berada pada koridor jalan tol. Hal ini ditunjukkan sepanjang Triwulan 3 tahun 2008 jasa Marga telah memberikan sumbangan berupa :
• Sumbangan sembako kepada korban banjir sekitar kantor pusat Tgl. 18 April 2007.
• Sumbangan ke PonPes dan Sekolah Dasar melalui kegiatan Rally Tol to Told an Touring Sepeda Motor di Cabang Jakarta-Tangerang 27-28 April 2007.

6. Peristiwa Penting
Peristiwa-peristiwa penting selama Triwulan 3 tahun 2008 dapat dilaporkan sebagai berikut :
o Kunjungan Wakil Presiden RI di Jalan Tol Prof. Dr. Ir. Sedyatmo dalam rangka melihat progress pekerjaan penambahan jalur.

7. Dokumentasi Aktifitas Perusahaan, Unit Kerja dan Kegiatan di luar Kedinasan
Sebagai bukti dan akad menjadi dokumen arsip Perusahaan di masa sekarang dan yang akan dating, seluruh aktifitas-aktifitas Perusahaan sudah terdokumentasi melalui Digital Foto dan Audio Visual (khusus untuk event-event penting Perusahaan). Selama periode Juli-September 2008 sebanyak 60 kegiatan yang terdokumentasi.

Dari pelaksanaan kegiatan tersebut, maka diharapkanmasyarakat mendukung Perusahaan akanlebih dan dapat menerima semua kebijakan yang dijalankan oleh Perusahaan.


IV.3. Proses Humas Dalam Menangani Press Release
1) Pembuatan
Didalam membuat Press Release ada beberapa hal yang perlu dipersiapkan oleh PT Jasa Marga (Persero) salah satunya yaitu “Tema”. Tema Press Release harus mewakili dari isi yang terkandung dalam Press Releasenya.
Proses pembuatan Press Release pada PT Jasa Marga (Persero) ditentukan karena 2 (dua) hal, antara lain karena ada event yang direncanakan oleh Humas PT Jasa Marga (Persero) dan adanya statement atau informasi penting yang perlu diketahui masyarakat melalui media
Penulisan Press Release biasanya dibuat dengan gaya Piramida Terbalik seperti halnya wartawan menulis berita. Dimulai dengan membuat Lead (kepala berita) yang mengandung unsur 5W + 1H (What, Where, When, Why, Who, and How). Penulisan dengan gaya ini berarti menulis berita dari mulai yang sangat penting (lead) sampai yang kurang penting.
Dalam membuat Press Release, PT Jasa Marga (Persero) sudah memenuhi unsur 5W + 1H yaitu :
a. What : Masalah apa yang ingin dibahas dalam Press Release yang akan ditayangkan pada media massa, misalnya seputar rencana pembangunan jalan Tol.
b. Where : Dimana tempat berita tersebut terjadi, misalnya lokasi pembangunan jalan Tol baru.
c. When : Kapan pembangunan ruas Tol tersebut.
d. Who : Siapa yang memberikan statement atau pernyataan.
e. Why : Alasan mengapa program atau pekerjaan tersebut dilaksanakan.
f. How : Suatu cara bagaimana mengoperasikan rencana tersebut agar dapat dilaksanakan.





Penulis mengambil salah satu contoh Press Release yang berjudul “Jasa Marga dan 3 Operator Tol Lain Kerja Sama E-Payment Dengan Bank Mandiri”, penjelasan 5W + 1H nya adalah sebagai berikut :
a. What : Topik pembahasannya yaitu Penandatangan perjanjian kerja sama pengembangan system pembayaran elektronik (e-payment) antara PT Jasa Marga (Persero) dan 3 (tiga) operator jalan tol linnya yaitu PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk (CMNP), PT Bintaro Serpong Damai (BSD), dan PT Mandalasakti (MMS) dengan Bank Mandiri.
b. Where : Di tiga ruas tol yaitu Tol Dalam Kota Jakarta, Padalarang – Cileunyi dan Cikupa – Merak, kemudin ruas Pondok Aren – Serpong, dan ruas tol lainnya.
c. When : E-Toll Card ini mulai diberlakukan pada awal Januari 2009.
d. Who : Berita ini didapat dari Bagian Operasi dan khusus untuk Konferensi Pers, Narasumbernya yaitu Bpk. Frans Sunito selaku Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero), Bpk. Adityawarman selaku Direktur Operasi PT Jasa Marga (Persero), Ibu Okke Merlina selaku Sekretaris Perusahaan PT Jasa Marga (Persero) dan Bpk. Sukoriyanto Saputro selaku Sekretaris Perusahaan Bank Mandiri.
e. Why : Agar stakeholder, media massa dan publik eksternal mengetahui bahwa ada system pembayaran elektronik untuk tarif tol baru dengan mengunkan e-toll card dan perlu diketahui bila mengunakan e-toll card ini waktu yang digunakan lebih efisien, hanya dengan 4 detik saja.
f. How : Penggunaan e-toll card ini cukup dengan menempelkan kartu pada mesin yang telah disediakan untuk membayar tarif tol.
Pada paragraf 2 (dua) dikembangkan untuk menjelaskan atau mendukung paragraf 1 (satu). Setelah itu baru masuk paragraf 3 (tiga) yaitu tubuh berita, pada bagian ini informasi yang disampaikna kurang begitu penting dibandingkan dengan paragraf 1 dan 2.
Press Release yang dibuat oleh PT Jasa Marga (Persero) biasanya terdiri dari 1 – 2 halaman dan dihalaman terakhir terdapat nama dan tanda tangan dari Kepala Bagian Humas yaitu Bpk. Zuhdi Saragih atau Ibu Okke Merlina selaku Sekretaris Perusahaan.
Pada pembuatan Press Release, PT Jasa Marga (Persero) sudah memenuhi Bahasa Indonesia Jurnalistik yang benar dan sesuai dengan etika dan Hukum Pers yang berlaku yaitu Aspek moral individu, Kode etik profesi, prinsip dan hukum ekonomi atau bisnis, Norma dan tata nilai dalam masyarakat, dan UU hukum pidana yang tertuang dalam Press Relation, 1999 hal.103.


2) Pengiriman
Proses pengirimannya bisa melalui Faximilie ataupun email kemudian pihak Jasa Marga mengkonfirmasi kembali melalui telepon, apakah siaran pers tadi sudah diterima atau belum, karena bisa jadi pers tidak sampai pada alamat yang dituju atau cetakan pada faximile kurang jelas.
Sebelum pers dikirim, Humas PT Jasa Marga (Persero) mendata terlebih dahulu, media-media mana yang hendak dikirim pers, hal ini berguna agar tidak ada double pengiriman kepada media. Selain itu, tidak semua media massa yang dikirimkan Press Release. Media-media yang dikirimkan yaitu media cetak (Seputar Indonesia, Kompas, Republika, Investor Indonesia, Suara Pembaruan, Pos Kota, Rakyat Merdeka, Pelita, Pikiran Rakyat, Tempo, dan Sinar Harapan). Media elektronik Televisi (SCTV, RCTI, Indosiar, TPI, AnTv, Trans TV, Trans7, O’Channel, TVone, Metro TV, TVRI, dan Global TV) dan Radio (ElShinta, Sonora, Trio Jaya FM, RRI, dan Gen FM).
Bila Press Release yang dibuat sangat penting dan berpengaruh besar pada masyarakat, maka Humas PT Jasa Marga (Persero) tidak mengirimkan Releasenya langsung melalui fax ataupun email tetapi langsung mengadakan Konferensi Pers atau Jumpa Pers, seperti Press Release yang berjudul “Jasa Marga dan 3 Operator Tol Lain Kerja Sama E-payment dengan Bank Mandiri.
Jumpa Pers dilakukan sebelum kegiatan (event) berlangsung, jumpa pers ini berfungsi sebagai tempat publikasi kegiatan yang akan berlangsung, misalnya rencana “Kerjasama Pengembangan Sistem Pembayaran Elektronik (E-Payment) untuk Pembayaran Tol dengan Bank Mandiri”.
Prosesnya yaitu, setelah Press Release dibuat dan sudah melalui tahap editing, kemudian Press Release dibagikan kepada wartawan yang hadir dalam pertemuan jumpa pers. Para wartawan tidak hanya mendapat berita dari Release yang dibuat Humas Jasa Marga tetapi dapat juga dari Narasumber dalam Jumpa Pers tersebut.
Kelebihan acara ini dibandingkan dengan hanya penyebaran Press Release yaitu terletak pada sesi Tanya Jawab. Dengan adanya forum diskusi ini, memungkinkan wartawan memperoleh banyak informasi dan berita yang disampaikan pun tak menutup kemungkinan bisa dimuat pada halaman utama bahkan berita utama dalam rubriknya.

3) Evaluasi
Setelah Press Release dimuat di media massa, Bpk. Wasta selaku Ka. Sub. Bag. Penerangan melakukan evaluasi ulang, apakah Press Release yang dimuat di media cetak sesuai dengan berita yang didapat atau adanya manipulasi berita. Bila ada perbedaan, pihak Humas PT Jasa Marga (Persero) langsung mengkonfirmasi media tersebut, dan harus diperbaiki sesuai dengan berita sebenarnya walau dengan gaya penulisan yang berbeda. Karena bila terjadi kesalahan, stake holder dan masyarakat akan berpandangan negatif tentang berita tersebut.


IV.4. Alur Pembuatan Press Release


BAB V
PENUTUP


V.1 Kesimpulan

Selama penulis melakukan Kuliah Kerja Praktek (KKP) di PT Jasa Marga (Persero), banyak pengalaman baru yang penulis dapat terutama mengenai penerapan fungsi dan kegiatan Public Relation dalam Perusahaan.

Pada kenyataannya, penerapan fungsi dan kegiatan PR tidak jauh berbeda dengan teori yang telah dipelajari dalam perkuliahan. Berdasarkan pengalaman yang telah penulis dapat dari PT Jasa Marga (Persero), maka dapat disimpulkan bahwa :

1) PT Jasa Marga (Persero) adalah Perusahaan yang bergerak dibidang jasa pelayanan Jalan Tol.
2) PT Jasa Marga (Persero) sangat mengakui pentingnya keberadaan PR guna memperlancar arus komunikasi mereka dengan Publik Internal dan Eksternal.
3) Humas PT Jasa Marga (Persero) tidak langsung berada dibawah naungan Dir. Utama tetapi dibawah naungan Sekretaris Perusahaan. Humas terdiri dari Ka. Bag. Humas, Ka. Sub. Bag. Penerangan dan para stafnya.
4) Press Release merupakan salah satu cara untuk menyiarkan berita kepada pers atau stakeholdernya. Press Release di PT Jasa Marga (Persero) biasa dikirimkan melalui cara email atau diserahkan langsung kepada wartawan yang datang ke kantor atau yang hadir pada saat acara Konferensi Pers.
5) Press Release ini disuguhkan secara singkat, padat, sederhana dan mengandung unsur 5W + 1H. Singkat, padat, dan sederhana disini maksudnya adalah tidak bertele-tele, mudah dimengerti dan langsung pada pokok permasalahannya.

V.2. Saran

Saran penulis dalam proses pembuatan Press Release pada PT Jasa Marga (Persero) yaitu :

 Sebaiknya hasil Press Release yang sudah jadi, baik pra maupun pasca produksi didokumentasikan, agar bila diperlukan mudah ditemukan.